Siti Fadilah Supari Serahkan Catatan Kesehatan ke Majelis Hakim

Fachri Audhia Hafiez    •    Senin, 09 Jul 2018 13:09 WIB
kasus korupsi
Siti Fadilah Supari Serahkan Catatan Kesehatan ke Majelis Hakim
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyerahkan cacatan kesehatan kepada majelis hakim. Siti mengeluhkan penyakit tulang yang dideritanya.
 
Hal itu diungkapkan Siti saat menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus korupsi pengadaan alat kesehatan tahun 2005 yang menjerat dirinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat.
 
"Tadi yang diajukan ke majelis hakim kondisi kesehatan saya, kondisi tulang saya," kata Siti usai menjalani sidang, Senin, 9 Juli 2018.
 
Siti enggan membeberkan penyakit yang dideritanya tersebut. Menurutnya, itu rahasia kedokteran.
 
Siti mengatakan, surat yang diserahkan pada majelis hakim bukan bertujuan untuk meringankan hukuman. Siti meminta catatan kesehatan itu jadi pertimbangan majelis hakim dalam memutuskan perkara PK yang diajukan pemohon.

Baca: Siti Fadilah Divonis Empat Tahun Penjara

Dalam persidangan, Hakim Sumpeno mengatakan Siti mengajukan enam permohonan pada Mahkamah Agung (MA).
 
"Pertama, menyatakan pemohon PK dari Siti Fadilah Supari tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kesatu alternatif keempat dan kedua alternatif ketiga," kata Hakim Sumpeno.
 
Kedua, melepaskan pemohon PK dari segala tuntutan hukum. Ketiga, mengembalikan barang bukti yang disita kepada yang berhak. Keempat, mengembalikan uang pengganti yang telah dibayarkan kepada negara sebesar Rp1,9 miliar.
 
"Kelima rehabilitasi nama baik pemohon, dan keenam, membebankan biaya perkara kepada negara," jelas Hakim Sumpeno.


(FZN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA