Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi

Deny Irwanto    •    Rabu, 11 Apr 2018 22:35 WIB
ujaran kebencian
Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi
Pengamat politik Rocky Gerung. Foto: Medcom.id

Jakarta: Ketua Cyber Indonesia, Permadi Arya melaporkan pengamat politik Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan ujaran kebencian. Rocky dituduh mengucap ujaran kebencian saat menjadi narasumber di salah satu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu.

Menurut pelapor, pernyataan Rocky Gerung yang menyebut 'kitab suci itu fiksi' di sebuah program televisi telah melawan hukum, meskipun Rocky tidak spesifik menyebut kitab suci dari agama tertentu.

"Kalau dia menyebut kitab doang jelas tidak merujuk ke situ, tapi kalau sudah kitab suci menurut KBBI itu adalah alquran, injil dan lain-lain," kata Arya di Polda Metro Jaya, Rabu, 11 April 2018.

Dalam laporannya, Arya didampingi  Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian. Mereka membawa barang bukti berupa CD yang berisi rekaman video saat Rocky Gerung menyampaikan pernyataan yang dinilainya melanggar hukum.

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor LP/2001/IV/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 11 April 2018.

Menurut pelapor, Rocky Gerung juga sempat berkata jika semua kitab suci itu rekayasa. 

"Jadi kita melakukan laporan ini, cuma satu, jangan sampai ini menjadi perpecahan apalagi kita mau NKRI utuh, simpelnya sih begitu. Apalagi ini kan Rocky Gerung juga bicara di umum, dalam salah satu media," jelas Arya. 

Atas perbuatannya, Rocky Gerung terancam dijerat Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang ITE. 


(DMR)