PPP Ingin Beri Ivan Haz Bantuan Hukum

Riyan Ferdianto    •    Selasa, 01 Mar 2016 16:22 WIB
penganiyaan
PPP Ingin Beri Ivan Haz Bantuan Hukum
Hasrul Azwar (tengah). Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com Jakarta: DPP PPP mempertibangkan memberikan bantuan hukum untuk Fanny Safriansyah alias Ivan Haz. Namun, niat itu akan dibicarakan terlebih dulu dengan Ivan.

Sore ini, pengurus PPP Hasrul Azwar dan Arsul Sani membesuk Ivan di Ruang Tahanan Polda Metro Jaya. Anggota Komisi IV DPR itu ditahan lantaran diduga menganiaya pembantu rumah tangga.

"Mau ngomong bagaimana proses hukum yang sudah dijalani, apakah beliau (Ivan Haz) sudah dapat bantuan hukum, kalau belum PPP akan sediakan," kata Hasrul di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Hasrul juga mengupayakan penangguhan penahanan Ivan. "Kalau memungkinkan saya akan memohon, termasuk saya menjamin penangguhan penahanan," ujar Hasrul.

PPP belum membahas kemungkinan sanksi untuk Ivan, sebab kasus ini belum berkekuatan hukum. Terkait proses etika Ivan di Mahkamah Kehormatan Dewan, Hasrul berharap Mahkamah Kehormatan bekerja sesuai fakta.

Ivan terancam dipecat dari keanggotaan Dewan bila terbukti melanggar kode etik kategori berat. MKD sudah membentuk panel etik yang dipimpin Lily Asdjudiredja untuk menganalisasi perbuatan Ivan kepada pembantunya.

Keputusan penyidik Polda Metro Jaya menahan putra Hamzah Haz itu jadi salah satu pertimbangan MKD dalam melanjutkan pemeriksaan perkara. Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengatakan dalam 30 hari panel etik akan memutuskan Ivan melanggar kode etik berat atau tidak.

"Dasar panel itu kan karena adanya dugaan pelanggaran berat. Kami lihat dulu. (Kami) bekerja secara maksimal dan profesional," kata Junimart.


(TRK)