Ketua Bhayangkari Minta Polantas Lebih Ramah

Deny Irwanto    •    Kamis, 22 Sep 2016 13:23 WIB
polantas
Ketua Bhayangkari Minta Polantas Lebih Ramah
Ketua Bhayangkari Korlantas Polri, Winny Charita saat membagikan bunga mawar kepada pengendara yang melintas di Jalan Asia-Afrika, Senayan. Foto: MTVN/Deny

Metrotvnews.com, Jakarta: Bhayangkari Korlantas Polri meminta Polisi lalu lintas di semua lini bekerja lebih ramah dan mengedepankan pelayanan pada masyarakat. Warga juga diminta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan semua pihak.
 
Hal itu diucapkan Ketua Bhayangkari Korlantas Polri, Winny Charita dalam memperingati HUT Polantas ke-61 yang bertema September Ramah.
 
"Berarti setiap petugas atau anggota Polri di manapun, mau di jalan, loket pelayanan, harus tingkatkan pelayanan. Kami juga menuntut para polantas untuk lebih ramah ke semua masyarakat yang ingin berhubungan seperti mengurus perihal lalu lintas," kata Winny saat membagikan bunga mawar kepada pengendara yang melintas di Jalan Asia-Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2016 .
 
Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengakui citra Polantas di mata masyarakat menurun. Diharapkan, dengan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dapat mengembalikan citra Polantas.
 
"Kami harus instropeksi terhadap kekurangan. Kalau yang bersangkutan misalnya sampai malam, bantulah masyarakat itu yang harus dijadikan contoh. Sehingga terjadi role model yang menular secara positif," ujar Agung.
 
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian berambisi membuat kebijakan sistem online dalam pengurusan berkas buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan STNK kendaraan pada tahun 2017.
 
Sistem online tersebut membuat pengurusan berkas lebih cepat dan menghindarkan praktik percaloan.
 
"Kami ingin tahun 2017, STNK dan BPKB sistem online. Jadi bayar di bank setelah itu STNK bisa diambil di loket tanpa harus bersentuhan dengan petugas, calo, dan lain-lain," kata Tito.
 
Sebelumnya Polri sudah membuat kebijakan online pada proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). "Saya melihat ada perbaikan dengan modernisasi sistem, SIM online," ujar Tito.
 
Tito mengklaim bisa membuat masyarakat merasa terbantu dan semua pihak mudah mengurus pemberkasan.
 
"Sekarang dengan online, orang Papua, Aceh yang ada di Jakarta bisa perpanjang di kepolisian lalu lintas setempat. Sehingga datanya semua disentralisir. Nah ini salah satu terobosan," kata Tito.
 


(FZN)

Jakarta Butuh Pemimpin yang Tegas dan Humanis

Jakarta Butuh Pemimpin yang Tegas dan Humanis

2 hours Ago

Pengamat Komunikasi Politik Emrus Sihombing mengatakan masyarakat Jakarta membutuhkan pemimpin …

BERITA LAINNYA
Video /