Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Dokter Helmi Diminta Melapor

Deny Irwanto    •    Selasa, 14 Nov 2017 17:20 WIB
pemerkosaan
Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Dokter Helmi Diminta Melapor
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono - ANT/Reno Esnir

Jakarta: Polisi meminta keluarga korban atau keluarga dokter Letty Sultri membuat laporan soal dugaan pemerkosaan yang dilakukan dokter Ryan Helmi. Dia diduga pernah melakukan percobaan pemerkosaan terhadap karyawannya di tempat kerja.

"Kita belum dapat informasi. Makanya perlu diperjelas kembali apakah perkosa, pencabulan, apa pelecehan. Kita belum pernah terima laporan itu. Mungkin kalau ada suruh laporkan saja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa 14 November 2017.

Argo menyebut, tanpa laporan itu, kepolisian tidak bisa melakukan pengusutan. Sebab, perlu ada laporan lebih dulu.

(Baca juga: Menilik Faktor Penyebab Kekerasan yang Dilakukan Orang Terdekat)

Sementara, Argo menuturkan, pihak Letty pernah membuat laporan mengenai kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Polres Metro Jakarta Timur. Belakangan, laporan itu dicabut karena alasan tertentu.

"KDRT kan sudah dicabut laporannya," ungkap Argo.

Sebelumnya, dokter Helmi membunuh istrinya, Letty Sultri, saat praktik di Azzahra Medical Center, Cawang, Jakarta Timur, Kamis 9 November, sekitar pukul 14.00 WIB. Enam peluru ditembakkan ke kepala dan tubuh Letty.

Motif pembunuhan diduga karena persoalan rumah tangga. Letty enggan rujuk dengan Helmi.

(Baca juga: Helmi Beli 2 Senjata Api Sejak 2,5 Bulan Lalu)
 


(REN)