Taruna Tewas, Pimpinan STIP Cilincing Ditegur

Deny Irwanto    •    Rabu, 11 Jan 2017 13:54 WIB
penganiayaan di stip
Taruna Tewas, Pimpinan STIP Cilincing Ditegur
Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Iriawan. Foto: MTVN/Deny Irwanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya melayangkan surat teguran kepada Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran. Bisa jadi Polda Metro sudah gerah dengan kekerasan yang terus berulang di sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan, itu. 

Polisi meminta sekolah yang beralamat di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, itu berbenah. Sekolah harus mengubah sistem pendidikan, tidak lagi semi-militer. 

"Ini kan sudah kesekian kali, makanya kami tegur sekolah itu untuk ubah sistem yang ada di sekolah karena kerap terjadi penganiayaan seperti itu," kata Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).
 
Iriawan menjelaskan, polisi telah menetapkan empat tersangka penganiaya Amirulloh Adityas Putra, 18, taruna tingkat satu STIP yang meninggal dini hari tadi. Mereka adalah senior tingkat dua.
 
"Semalam Kapolres Jakut langsung melakukan olah TKP di lokasi dan menetapkan tersangka pada pengeroyok korban," ungkap Iriawan.
 
Menurutnya, penganiayaan yang terjadi di STIP bukan pertama kali. Sebelumnya, pernah terjadi sehingga polisi akan menegur STIP secara tegas untuk lebih mengawasi anak didiknya.
 
Jika terbukti melakukan pengianayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang, keempat pelaku terancam didajwa pasal berlapis. Di antaranya Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun.
 
Kejadian tewasnya junior dianiaya senior di STIP terjadi pada 2013. Lalu, nahas menimpa Dimas Dikita Handoko. Taruna tingkat satu itu tewas dianiaya oleh tujuh taruna tingkat dua pada April 2016.
 



(FZN)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

4 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA