Hakim Tolak Keberatan Irman Gusman

Renatha Swasty    •    Selasa, 29 Nov 2016 13:36 WIB
irman gusman ditangkap
Hakim Tolak Keberatan Irman Gusman
Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman di Gedung KPK. Foto: MI/Arya.

Metrotvnews.com, Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menolak keberatan atau eksepsi tim pengacara mantan Ketua DPD RI Irman Gusman. Persidangan akan dilanjutkan.
 
"Majelis hakim berkesimpulam eksepsi ditolak untuk keseluruhannya. Dengan demikian majelis berpendapat dakwaan penuntut umum sah. Karena penasihat hukum dinyatakan ditolak maka pemeriksaan perkara akan dilanjutkan," kata Hakim Ketua Nawawi Pamulango saat membacakan putusan sela di Pengadilam Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).
 
Dalam pertimbangannya, Hakim Muhammad Idris Muhammad Amin membantah seluruh keberatan yang diajukan oleh tim pengacara. Misal, KPK dinilai tidak berwenang mengusut perkara Irman lantaran tidak ada kerugian negara dalam kasus Irman.
 
Terkait itu, Hakim Idris mengatakan, dalam dakwaan jaksa, Irman didakwa menerima hadiah dari pengusaha di Padang. "KPK berwenang mengusut yang deliknya korupsi sesuai Pasal 5 dan Pasal 6 tentang Tipikor, Pengadilan Tipikor berwenang mengadili terdakwa," ujar Hakim Idris.
 
Dalam eksepsinya, pengacara juga menyebut Pengadilan Tipikor tidak bisa menyidangkan kasus Irman lantaran tidak ada undang-undang yang mengatur. Pengacara menyebut, Irman sesuai dakwaan, didakwa memperdagangkan pengaruh.
 
"Eksepsi tidak menguraikan perdagangan pengaruh yang dimaksud, hakim berpendapat bahwa keberatan harus ditolak," ujar Idris.
 
Hakim Idris tidak dapat menerima seluruh keberatan yang diajukan. Majelis berpendapat surat dakwaan penuntut umum pada KPK telah memenuhi syarat.
 
"Majelis berpendapat surat dakwaan sah dan dapat dijadikan dasar untuk mengadili," ujar Hakim Idris.
 
Irman didakwa menerima Rp100 juta dari pemilik CV Semesta Berjaya Memi dan suaminya, Xaveriandy Sutanto. Duit diberikan supaya Irman membantu CV SB mendapat kuota gula impor di Sumatera Barat.



(FZN)