Polres Pandeglang Giatkan Satu Desa Satu Kamtibmas

Nur Azizah    •    Rabu, 02 Aug 2017 16:59 WIB
radikalisme
Polres Pandeglang Giatkan Satu Desa Satu Kamtibmas
Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan. Foto: MTVN/Nur Azizah.

Metrotvnews.com, Banten: Polres Pandeglang membentuk kegiatan satu desa satu kamtibmas. Tujuannya, untuk mencegah paham radikal.

Selain itu, Polres Pandeglang juga mendorong fungsi intelijen daerah sebagai langkah deteksi dini. Polisi juga berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda).

"Tak cuma dengan Forkominda, kami juga koordinasi dengan alim ulama. Seperti yang kita tahu, Banten disebut dengan seribu ulama, sejuta santri," kata Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan di Polres Pandeglang, Banten, Rabu 2 Agustus 2017.

Ary pun tak memungkiri beberapa teroris berasal dari wilayah kerjanya. "Ada napi bekas teroris di sini, ada NII, pengikut ISIS yang belum lama ini tertangkap," ucap dia.

Pendekatan pun dia lakukan pada seluruh pimpinan pondok pesantren. Hal ini bertujuan agar pimpinan pesantren bisa memberikan pemahaman soal bahaya radikalisme kepada para santrinya.

Baca: Tiga Komponen Pencegah Radikalisme

Ia meminta agar seluruh elemen masyarakat bisa bekerjasama agar sel-sel paham radikal tidak menyebar. "Kerja sama ini perlu agar warga yang mencari jati diri, tidak salah," pungkas dia.

Untuk mencegah tumbuhnya paham radikal, Divisi Humas Polri pun gencar mengadakan sosialisasi kontraradikal. Acara tersebut digelar di seluruh wilayah Indonesia. Kali ini, kegiatan itu diadakan di Polda Banten dan seluruh polres di Banten.


(OGI)