Eks Ketua PN Pastikan Pilih Hakim Saipul Tanpa Intervensi

Renatha Swasty    •    Selasa, 18 Oct 2016 04:00 WIB
ott kpk
Eks Ketua PN Pastikan Pilih Hakim Saipul Tanpa Intervensi
Hakim Tinggi PT Medan yang merupakan Mantan Ketua PN Jakarta Utara Lilik Mulyadi (tengah). Foto: Akbar Nugroho/Antara.

Metrotvnews.com, Jakarta: Eks Ketua PN Jakarta Utara Lilik Mulyadi mengaku memilih hakim yang menyidangkan kasus Saipul Jamil tanpa intervensi. Pemilihan hakim dipilih sendiri dengan pemikiran yang matang.

Lilik mengaku pada 11 Oktober 2015, kala ia tengah belajar di Lemhanas, ia ditelepon sekretarisnya. Saat telepon itu, Lilik diberitahu ada lima perkara yang dilimpahkan.

Usai belajar di Lemhanas, sore hari ia kembali ke PN Jakarta Utara untuk menandatangani pelimpahan berkas dan memilih hakim yang bakal menyidangkan. Salah satu berkas yang dilimpahkan adalah kasus Saipul Jamil.

"Saya berpikir ini perkara tipidsus, mengenai anak, dan terdakwa artis, juga kasus ini menarik perhatian masyarakat jadi saya punya pikiran ini harus hakim yang senior," beber Lilik saat bersaksi untuk terdakwa Panitera Pengganti Rohadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Karena itu, dipilihlah hakim Ifa Sudewi. Ifa juga menjabat Wakil Kepala PN. Selain itu, lantaran jaksa menggunakan Pasal 83 tentang anak, Lilik berpikir sidang harus dipimpin lima orang.

Akhirnya dipilih empat hakim lain, yang tidak terlalu senior di PN Jakarta Pusat yakni Hasoloan Sianturi, Yotje Sampaleng, Sahlan, dan Dahlan. Lilik menegaskan,dalam pemilihan lima orang itu, ia tidak mendapat masukan dari manapun.

"Itu kewenangan ketua," ujar Lilik.

Jaksa Penutut Umum pada KPK lantas menanyakan apa Lilik pernah didatangi Rohadi saat akan pemilihan hakim. Dia mengaku tidak pernah.

Lilik mengaku tidak begitu kenal dengan Rohadi. Ia baru kenal Rohadi sebulan setelah menjabat sebagai ketua PN pada Desember atau Januari.

"Saya ketemu juga baru kemarin waktu sama-sama jadi saksi di sini (di Pengadilan)," ujar Lilik.

Dalam dakwaan Rohadi meminta duit Rp50 juta pada Berthanatalia Ruruk Kariman, pengacara Saipul. Duit supaya Rohadi membantu pemilihan hakim. Untuk memilih hakim itu, Rohadi berbicara dengan 'Kang Mas' yang diduga adalah Lilik Mulyadi.


(AZF)

Anies Baswedan Dukung Anti Kekerasan Perempuan

Anies Baswedan Dukung Anti Kekerasan Perempuan

1 hour Ago

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara deklarasi …

BERITA LAINNYA