Polisi Persilakan Buni Yani Ajukan Praperadilan

Deny Irwanto    •    Jumat, 25 Nov 2016 17:42 WIB
buni yani tersangka
Polisi Persilakan Buni Yani Ajukan Praperadilan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. (Foto: MTVN/Deny Irwanto).

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya mempersilakan Buni Yani mengajukan praperadilan atas statsus tersangka yang disandangnya. Polisi menjerat Buni Yani atas kasus dugaan penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian.
 
"Enggak ada masalah, itu memang sudah prosedur hukum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/11/2016).
 
Awi menjelaskan, persidangan praperadilan akan memperjelas jika penetapan tersangka dan penyidikan yang dilakukan polisi telah sesuai aturan. "Itu salah satu untuk mengukur bahwasanya kinerja polisi ini betul atau tidak," ujar Awi.
 
Awi mengatakan, penyidik tidak asal menetapkan Buni sebagai tersangka. "Terus masalahnya apa? Enggak masalah toh, alat buktinya sudah cukup. Kita juga enggak sekonyong-sekonyong langsung tersangkakan, memang prosedurnya begitu dan tidak ada yang kita langgar," kata Awi.
 
Awi mengatakan, keterangan yang ditulis Buni Yani dalam unggahan video pidato Basuki Tjahaja Purnama di Facebook menguatkan penetapan status tersebut.
 
Ia mengngkapkan, Buni Yani telah memotong video Ahok yang berdurasi 1 jam 40 menit menjadi 30 detik dan diunggah ke laman Facebook. Dari pemeriksaan tim Forensik, polisi tidak menemukan adanya perubahan atau penambahan suara dalam video.
 
Buni Yani dijerat Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda Rp1 miliar.


(FZN)

Jawaban Ketua Timses Ahok-Djarot soal Honor KPU DKI

Jawaban Ketua Timses Ahok-Djarot soal Honor KPU DKI

3 hours Ago

Menurut Prasetio uang itu merupakan bagian dari honor keduanya saat menjadi pembicara.

BERITA LAINNYA