Teroris Pendompleng Aksi 411 Kelompok Abu Nusaibah

Lukman Diah Sari    •    Senin, 28 Nov 2016 14:58 WIB
terorisme
Teroris Pendompleng Aksi 411 Kelompok Abu Nusaibah
Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul -- MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi meringkus sembilan teroris yang diduga mendompleng aksi 4 November. Mereka berasal dari kelompok Abu Nusaibah, namun tidak saling berhubungan langsung.

"Sembilan orang ini terkait dan berada dikerusuhan di Penjaringan dan hadir saat demo 4 November," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016).

Martinus menjelaskan, penangkapan dilakukan di beberapa tempat. Mulanya, polisi menangkap satu orang yang dianggap memprovokasi massa. Setelah dikembangkan, polisi kemudian menangkap delapan orang lainnya.

"Ditanya peran masing-masing, tindakan mereka, diketahui juga mereka berada di sekitar Penjaringan dan Istana, serta upaya provokasi ke masyarakat," terang Martinus.

(Baca: Bukti Ada Pendompleng Unjuk Rasa 4 November)

Mereka, lanjut Martinus, memanfaatkan kelengahan petugas saat mengawal jalannya aksi. Mereka coba menyusupi aksi ribuan orang di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, lalu membuat kegaduhan.

"Mereka ada di tengah kita, melihat peluang. Tentu kita perlu evaluasi lagi untuk mencegah orang luar supaya tidak ada dalam kerumunan pasukan yang ada," ujar dia.

Sembilan orang kelompok Abu Nusaibah yang ditangkap, yaitu Saulihun alias Abu Musaibah, Alwandi alias Aseng, Reno Suharsono, Dimas Adi Syahputra, Wahyu Widada, Ibnu Aji Maulana, Fuad alias Abu Ibrohim, Zubair, dan Agus Setiawan.

(Baca: Coba Kacaukan Unjuk Rasa, 9 Orang Ditangkap)

Kelompok Abu Nusaibah terafiliasi dengan Negara Irak dan Suriah (ISIS). Mereka merekrut orang-orang dan memberangkatkannya ke Suriah untuk berbaiat ke kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebut yang ditangkap baru sebagian. Ia yakin masih ada yang punya agenda terselubung, ikut aksi massa agar tidak dicurigai polisi.

"Karena salah satu tujuan mereka merebut senjata petugas," tutur dia.

Polri, lanjut Boy, akan memperketat pengamanan jelang aksi massa Jumat 2 Desember. Antisipasi pergerakan kelompok radikal jadi fokus utama.

 


(NIN)

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

49 minutes Ago

Dia menegaskan hanya menyampaikan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta defenit…

BERITA LAINNYA