Polri Tutup Mulut soal Penangkapan Terduga Teroris

Ilham wibowo    •    Rabu, 11 Jul 2018 10:30 WIB
terorisme
Polri Tutup Mulut soal Penangkapan Terduga Teroris
Simulasi penangkapan teroris. Foto: Antara.

Jakarta: Mabes Polri masih tutup mulut soal detail penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris di berbagai daerah baru-baru ini. Penyelidikan tertutup dilakukan agar tak membuat kehebohan. 

"Sedang dikembangkan karena masih ada proses. Jadi, jangan dulu kita buka, nanti enggak ketangkap (terduga teroris)," kata Wakapolri Komjen Syafruddin di Mabes Polri, Selasa, 10 Juli 2018. 

Senada dengan Syahruddin, Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal belum mau banyak bisa soal detail upaya paksa itu. Namun, dia memastikan kondisi negara stabil.

"Semua wilayah Indonesia aman kondusif setelah meledaknya ledakan sendiri yang diduga seperti bom ikan di Pasuruan," ucap dia. 

Menurut Iqbal, tindakan antisipasi yang dilakukan Detasemen Khusus 88 Antiteror tak semata-mata terkait pengamanan Asian Games 2018. Upaya represif dan preventif tetap dilakukan untuk menjamin keamanan bagi masyarakat. 

Baca: Terduga Teroris Ditangkap di Cilodong Lima Orang

"Adanya beberapa upaya paksa kepolisian itu dimaksudkan untuk pencegahan. Tetapi prinsip dari ini semua bagaimana polisi menjamin keamanan di seluruh pelosok Tanah Air, apalagi kita akan menggelar event Asian Games," tutur dia. 

Iqbal menjamin upaya paksa terhadap beberapa terduga terorisme tersebut telah melalui tahapan penyelidikan. Tindakan yang dilakukan pun dipastikan sesuai prosedur yang berlaku.  

"Ada memang beberapa yang kita amankan di beberapa daerah. Tapi, sekali lagi saya tidak akan sampaikan, itu adalah untuk melakukan pencegahan agar teror tidak ada lagi," jelas dia.




(OGI)