15 November, KPK Periksa Novanto sebagai Tersangka

Juven Martua Sitompul    •    Senin, 13 Nov 2017 19:03 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
15 November, KPK Periksa Novanto sebagai Tersangka
Ketua DPR Setya Novanto bersaksi dalam sidang kasus korupsi KTP elektronik. Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengagendakan pemeriksaan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-el). Novanto rencananya diperiksa penyidik pada Rabu 15 November 2017.

"Tadi saya dapat informasi bahwa Rabu minggu ini SN (Setya Novanto) akan dipanggil sebagai tersangka dalam proses penyidikan yang sudah dilakukan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin 13 November 2017.

Menurut Febri, surat pemanggilan Novanto sudah dilayangkan penyidik sejak satu minggu yang lalu. "Tentu pemanggilan secara patut sudah dilakukan," ujarnya.

Dia berharap ketua umum Partai Golkar itu bersikap kooperatif dan patuh terhadap proses hukum. Novanto sebagai pimpinan lembaga legislatif diharapkan dapat memberi contoh yang baik kepada masyarakat.

"Kita harap yang bersangkutan memberikan contoh yang baik sebagai pimpinan lembaga negara untuk bisa datang pada proses pemeriksaan di institusi penegak hukuk, termasuk KPK," kata Febri.

KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el pada 10 November 2017. Novanto diduga telah menguntungkan diri sendiri dan korporasi dari megaproyek tersebut.

Baca: Rekaman Johannes Marliem Ungkap Jatah Proyek KTP-el untuk Setnov

Novanto bersama dengan Anang Sugiana Sudiharjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, dan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto diduga kuat merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun dari proyek KTP-el.

Atas perbuatannya, Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK pernah menetapkan Novanto sebagai tersangka pada 17 Juli 2017. Namun, hakim tunggal praperadilan Cepi Iskandar membatalkannya pada 29 September lalu. Alasannya, KPK tak punya bukti kuat menersangkakan Novanto.




(UWA)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

4 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA