PN Jaksel Sidangkan Kasus Pelaku Teror Bom Thamrin

Intan Yunelia    •    Kamis, 15 Feb 2018 10:40 WIB
terorisme
PN Jaksel Sidangkan Kasus Pelaku Teror Bom Thamrin
Terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman - Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman. Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan. 

Aman tiba di PN Jaksel dengan dikawal belasan polisi. "Terdakwa terkait berbagai aksi teror kelompok Jamaah Ansharut Daulah," kata Humas PN Jaksel Achmad Guntur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 15 Februari 2018

Aman akan diadili oleh Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini dan empat anggotanya Irwan, H. Ratmoho, Aris Bawono dan Sudjarwanto.

Nama Aman dikaitkan dengan berbagai aksi teror kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di sejumlah serangan di Indonesia seperti bom Thamrin. 

(Baca juga: Menkopolhukam: Ada Cerita Bahrun Naim Kontak Aman Abdurahman)

Aman ditangkap pada 2003 untuk kepemilikan bom Cimanggis. Ia dibebaskan pada 2008 dan ditangkap di Tangerang pada 2010 karena terlibat pelatihan militer di Aceh. 

Aman terbukti terlibat dalam pelatihan ala militer dalam kasus pelatihan bersenjata di Bukit Jalin, Kota Jantho, Aceh Besar. Ia divonis 9 tahun penjara.

Aman yang merupakan mantan narapidana kasus terorisme itu sudah dinyatakan bebas pada 17 Agustus 2017 lalu setelah menjalani masa asimilasi selama lima bulan. Namun, sebelum menghirup udara bebas, pada 13 Agustus Densus 88 Anti Teror Polri menangkap Aman di LP Nusakambangan lantaran diduga terkait dengan teror di Thamrin. 

"Sejak 2008 Aman diduga sudah menyebarkan paham dan dokrin radikal," ucap Guntur.

(Baca juga: Aman Abdurrahman Dituduh Dalangi Serangan Teror Jakarta 2016)




(REN)