Jaksa Menolak Seluruh Pleidoi Jessica

Arga sumantri    •    Senin, 17 Oct 2016 18:27 WIB
kematian mirna
Jaksa Menolak Seluruh Pleidoi Jessica
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso mengikuti sidang dengan agenda pembacaan nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (12/10). --Foto: MI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan replik atau tanggapannya terhadap nota pembelaan (pleidoi) yang disampaikan terdakwa Jessica Kumala Wongso, dan tim kuasa hukumnya. Pada intinya, jaksa menolak seluruh pleidoi kubu Jessica.

"Pada pokoknya penuntut umum menolak seluruhnya pleidoi," kata jaksa Ardito saat membacakan replik di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Selain menolak, jaksa juga menanggapi sejumlah pernyataan kubu Jessica yang tercantum dalam pleidoi. Misalnya soal barang bukti sisa es kopi Vietnam yang diseruput Wayan Mirna, barang bukti itu kemudian disebut BB I dan BB II. Dua barang bukti itu, dalam pleidoi, diragukan kubu Jessica.

Permasalahan ini, menurut jaksa, sudah diuraikan dalam surat tuntutan. Jaksa mengacu pada keterangan ahli toksikologi Nur Samran Subandi tentang barang bukti sisa minuman.

"Serta terlampir dalam tranksip saksi ahli Nur Samran," ujar Ardito.

Pernyataan kubu Jessica yang menyebut barang bukti sisa kopi itu tidak valid, juga ditanggapi jaksa. Menurut Ardito, permasalahan itu telah dibahas dalam surat tuntutan.

"Adanya foto dalam surat tuntutan, dan transkrip persidangan," tambah Ardito.

Baca: Tim Jessica Sudah Endus Replik Jaksa

Kemudian soal posisi sedotan es kopi Vietnam yang diseruput Mirna. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, menurut Ardito, permasalahan itu juga sudah terang. Itu bisa dilihat dari keterangan pelayan Kafe Olivier, Agus Triyono, juga rekan Mirna dan Jessica, Hani Juwita.

Jaksa juga menanggapi soal aroma kopi bersianida yang diseruput Mirna. Jaksa mengakui kalau keterangan dalam persidangan selama ini dari beberapa saksi sifatnya subjektif. Ada yang menyebut bau jamu, ada juga yang menyebut bau almond pahit.

"Para ahli juga belum tahu pasti aroma pastinya (kopi bersianida). Deskripsi bau almond, ditemukan dalam literatur. Sehingga cara mendeskripsikannya (saksi) berbeda-beda," ungkap Ardito.

Baca: Dalil Jaksa Soal 5 Gram Sianida di Gelas Mirna

Melabi Wuwung, jaksa penuntut umum menambahkan, tim penasihat hukum terdakwa Jessica hanya memasukan potongan keterangan ahli, bukan seluruhnya ke dalam pleidoi. Melanie bilang, "(keterangan) Tidak seluruhnya ditampilkan sebagaimana adanya."




(AZF)

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

51 minutes Ago

Agus menegaskan tidak bisa menjelaskan masalah teknis lebih detail. Karena hal itu, lanjut Agus…

BERITA LAINNYA