Kondisi Al Khaththath Dipastikan Membaik

   •    Jumat, 19 May 2017 14:17 WIB
kasus makar
Kondisi Al Khaththath Dipastikan Membaik
Sekjen FUI Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath (tengah) memberikan keterngan pers mengenai rencana pembubaran ormas Islam di Kantor Menkopolkam Jakarta Selasa (27/6/2016). Foto: Antara/Jefri Aries

Metrotvnews.com, Depok: Tersangka kasus dugaan makar Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath menjalani perawatan di Rumah Sakit Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Kesehatan Al Khaththath dipastikan berangsur membaik.

"Perlu kami klarifikasi, kondisi kesehatan tahanan Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath dalam kondisi membaik dengan tensi 140/100 dan sudah dapat mengobrol," ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Heri Heryawan seperti dilansir Antara, Jumat 19 Mei 2017.

Khaththath mendapat perawatan di ruang VIP 1. Dijelaskan Heri, Al Khaththath masuk ke Rumah Sakit Brimob Kelapa Dua sekitar pukul 21.00 WIB. Ia diperiksa AKBP dr Priyo dan hasil pengecekan tensi darah 200/120 (hipertensi) kemudian dilakukan rawat inap untuk perawatan. 

"Yang bersangkutan sempat merasa pusing sejak Rabu 17 Mei malam kemudian pada Kamis 18 Mei siang mengeluh kepala pusing dan mual-mual lalu diperiksa oleh dr Haris di Rutan Brimob Kelapa Dua dan hasil tensi 170/100 dan diberikan obat oleh dokter," kata dia.

Menurut Heri, berdasarkan keterangan Al Khaththath, yang bersangkutan memang memiliki riwayat darah tinggi.

"Muhammad Gatot Saptono alias Ustaz Al Khaththath mengatakan tidak betul bahwa yang bersangkutan buang air besar (BAB) terus menerus dan juga tidak bisa duduk disebabkan oleh pinggang yang sakit. Yang bersangkutan mengaku sejak Rabu malam sampai sekarang belum bisa buang air besar," paparnya dalam keterangan tertulisnya.

Saat ini, Al Khaththath masih menjalani perawatan medis di kamar VIP 1 Rumah Sakit Brimob Kelapa Dua Depok didampingi oleh penyidik dari Subdit 1 Kamneg Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, anggota Sat 1 Korbrimob Polri dan Polresta Depok.

Al Khaththath mendekam di Rutan Mako Brimob atas dugaan kasus makar. Hingga kini kasusnya masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya.



(MBM)