Bareskrim Hormati Proses Etik Viktor di MKD

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 10 Aug 2017 12:51 WIB
pencemaran nama baik
Bareskrim Hormati Proses Etik Viktor di MKD
Kantor Bareskrim Mabes Polri. Foto: Dok/BBC

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim Polri menghormati proses etik yang berjalan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terhadap Viktor Laiskodat. Meski demikian, polisi tetap mengusut kasus itu. 

"Ya pertama kan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dulu. MKD yang putuskan. Hak imunitas harus kita hargai. Karena itu konstitusional," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim, Brigjen Hery Rudolf Nahak di kantor Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur nomor 16, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 10 Agustus 2017.

Hery menyebut, saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi dan pendalaman alat bukti. Salah satunya pendalaman video pidato Viktor di NTT. 

Kepolisian, kata dia, tengah melakukan digital forensik terkait keutuhan video. Hery menyebut, kepolisian tak mau gegabah. 

"Itu masih kita serahkan labfor," beber dia. 

Viktor dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait pidatonya di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 1 Agustus lalu. Viktor dituduh menyebarkan ujaran kebencian. 

Viktor juga dilaporkan ke MKD. Viktor diduga melakukan pelanggaran etika sebagai anggota Dewan. 

Saat ini, MKD masih memproses laporan terhadap Viktor. MKD bakal mendengar dan mempelajari seluruh pidato Viktor.

"Kita harus mendengar secara utuh konteks pembicaraan (pidato Viktor) tersebut," kata anggota MKD Maman Imanulhaq, Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Dia bilang, ini penting untuk mengetahui dengan jelas pidato Viktor. Apakah direkaya atau memang fakta. "Supaya bisa memutuskan apakah ada rekayasa atau memang demikian," tutur dia. 

DPP Partai NasDem, tempat Viktor berkiprah, telah membentuk tim kajian untuk menanggapi polemik yang berkembang terkait video itu. Hasilnya, Tim Kajian berkesimpulan video rekaman pidato Viktor telah diedit dengan cara dipotong sehingga menghilangkan konteks yang sebenarnya dari pidato tersebut.

Ketua DPP Partai NasDem, Taufik Basari, yakin Viktor tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun. "Kami akan dampingi terus dengan memberikan bantuan hukum kepada saudara Victor," ujar Taufik di DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Senin 7 Agustus 2017.
 


(REN)

Setya Novanto Terancam Pidana Berat

Setya Novanto Terancam Pidana Berat

22 minutes Ago

Terdakwa kasus korupsi ktp-el Setya Novanto terancam pidana berat. Dalam surat dakwaan yang dib…

BERITA LAINNYA