Hotline Kasus Novel tak Diberi Batas Waktu

Dhaifurrakhman Abas    •    Selasa, 05 Dec 2017 04:13 WIB
novel baswedan
Hotline Kasus Novel tak Diberi Batas Waktu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Foto: medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Polisi memastikan tetap membuka akses pengaduan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan melalui hotline. Belum ada batasan waktu yang ditetapkan kepolisian menutup nomor hotline

"Kita tetap pertahankan hotline. Tidak ada batasan waktu untuk itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin 4 Desember 2017.

Argo menyatakan, polisi masih membutuhkan keterangan, ataupun laporan masyarakat terkait kasus Novel. Ia menyebut penyidik masih membutuhkan layanan pengaduan itu guna membuat terang kasus. "Kita menunggu masyarakat ke kita. Tapi kita tetap melakukan pembaharuan," ujarnya.

Keberadaan hotline untuk pengaduan kasus penyiraman air keras terhadap Novel bukan tanpa kritik. Indonesia Corruption Watch (ICW), misalnya, yang menganggap hotline yang dibuat polisi justru memperlambat pengungkapan kasus.

Baca: Laporan dari Penelepon Hotlline tak Signifikan

ICW menilai, lewat sistem hotline, polisi memerlukan upaya tambahan dari untuk melakukan verifikasi data, mulai dari pelapor, substansi aduan, hingga penanganannya. Ketimbang hotline, ICW tetap lebih setuju dibentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF).

Sebelumnya, polisi membuka hotline 24 jam bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan dua terduga pelaku peneror Novel itu ke nomor 081398844474. Polisi menjamin penelepon dilindungi dan dirahasiakan identitasnya. Sekitar 400 orang lebih tercatat sudah menghubungi hotline tersebut, namun polisi belum mendapat informasi signifikan.




(AGA)