Perbakin Impor Ratusan Senjata dan Jutaan Peluru

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 07 Oct 2017 05:00 WIB
senjata api
Perbakin Impor Ratusan Senjata dan Jutaan Peluru
Ilustrasi senjata api dan peluru. Foto: MTVN/Mohammad Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan senjata api dan jutaan amunisi diimpor dari luar negeri ke Indonesia. Senjata dan amunisi itu dipesan oleh Ketua Umum PB Perbakin Bambang Trihatmodjo atas izin Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Itu sesuai surat izin Kapolri No: SI/5882/VII/2017, tanggal 7 Juli 2017 atas nama Bambang Trihatmodjo, Ketua Umum PB Perbankin," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Jumat 6 September 2017.

Dari dokumen yang diterima Metrotvnews.com, PB Perbakin mengimpor senjata api jenis pistol kaliber 9 mm/38/357/40/45/44 sebanyak 250 pucuk dan senapan kaliber 223/25.06/30.06/270/308/300/338/6,5/6 mm/7 mm/12 GA sebanyak 100 pucuk.

Tak hanya senjata, PB Perbakin juga mengimpor jutaan peluru dengan rincian 1.000.000 butir kaliber 9 mm; 500.000 butir kaliber 38/357; 500.000 butir kaliber 40/45/44; 100.000 butir kaliber 223, 100.000 butir kaliber 327/5,7x28/7,65; 100.000 butir kaliber 223/22-250; 50.000 butir kaliber 25-06/25.

Kemudian, 50.000 butir kaliber 308/30; 50.000 butir kaliber 30.06; 50.000 butir kaliber 270/7 m; 50.000 butir kaliber 300; 50.000 butir kaliber 375; 50.000 butir kaliber 6.5/6 mm; 50.000 butir kaliber 243. Senjata dan peluru berasal dari Eropa, Eropa Timur, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Asia, Philipina, Thailand, Singapura.

"Impor senjata dan amunisi juga berdasarkan rekomendasi BAIS TNI No: R/1178/VIII/2017, tanggal 8 Augustus 2017," ujarnya.


Sebuah truk kontainer membawa senjata api dan amunisi milik PB Perbakin. Foto. Dok

Pada dokumen tersebut, senjata ini masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok dengan tujuan akhir ke Jalan Gelora Senayan, Senayan, Jakarta. Sedangkan, pelaksana impor tercatat PT Bintang Cakra Kencana.

"Invoice No : PE170901001, tanggal 11 September 2017," ucap Setyo.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, senjata dan peluru itu diimpor dalam rangka mendukung latihan atlet Perbakin. Para atlet akan mengikuti kejuaraan menembak 'Bascot VI Shotinh Championship & Expo' yang digelar pada 5-29 Oktober 2017 di lapangan tembak Hoegeng Imam Santoso Mako Brimon Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Kemudian buat kejuaraan menembak Reaksi Level III IPSC 5th Physician’s Cup 2017 a Memorial Tribute To Iroa/nroi Mr Chepit Dulay di Filipina pd tanggal 13-26 Oktober 2017," pungkas Setyo.


(AZF)