Jaksa Farizal Diperiksa KPK terkait Suap Gula Impor Tanpa SNI

Meilikhah    •    Senin, 28 Nov 2016 13:05 WIB
irman gusman ditangkap
Jaksa Farizal Diperiksa KPK terkait Suap Gula Impor Tanpa SNI
Tersangka Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumbar Farizal, meninggalkan gedung setelah jalani periksa, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/10/2016). Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Farizal terkait kasus dugaan suap gula impor tanpa SNI.

"F diperiksa sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap kasus penjualan gula impor tanpa SNI di Pengadilan Negeri Padang," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Senin (28/11/2016).

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua tersangka lain dalam kasus serupa, yakni Xaveriandy Sutanto, dan Memi. Keduanya merupakan pasangan suami istri pemilik CV Semesta Berjaya, yang menyuap Fahrizal dalam kasus tersebut. "Keduanya diperiksa untuk tersangka F," kata Yuyuk.

F merupakan jaksa yang menangani perkara penjualan gula tanpa SNI di PN Padang dengan terdakwa Xaveriandy Sutanto. Xaveriandy diduga memberikan suap kepada tersangka Fahrizal terkait kasus penjualan gula oleh CV Rimbun Padi Berjaya tanpa label SNI di Sumbar yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Padang.

Kasus ini bermula saat KPK menyelidiki dugaan pemberian uang Xaveriandy pada Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumatera Barat, Farizal. Pemberian duit terkait kasus penjualan gula oleh CV Rimbun Padi Berjaya tanpa label SNI di Sumbar yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Padang.

Dalam proses pengadilan, Xaveriandy, mantan Direktur CV Rimbun Padi Berjaya diduga membayar Jaksa Farizal buat membantunya dalam persidangan. Farizal diduga menerima duit Rp365 juta dari Xaveriandy.

Farizal disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 junto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(MBM)