Istana: Presiden Tanya soal Penuntasan 7 Kasus HAM

Yogi Bayu Aji    •    Jumat, 17 Feb 2017 16:27 WIB
kasus ham
Istana: Presiden Tanya soal Penuntasan 7 Kasus HAM
Presiden Jokowi--Antara/Ismar Patrizkri

Metrotvnews.com, Jakarta: Istana menunggu perkembangan penuntasan tujuh kasus HAM masa lalu. Presiden Joko Widodo disebut kerap menagih kelanjutan perkara ini.

"Pak Presiden mengingatkan kepada semua, soal penegakan hukum atau non-hukum kasus HAM masa lalu. Setidaknya ada beberapa yang bisa diselesaikan," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Februari 2017.

Baca: Menko Polhukam: Tak Mudah Selesaikan Masalah HAM Masa Lalu

Enam dari tujuh kasus HAM warisan masa lalu itu adalah peristiwa di 1965-1966, penembakan misterius (petrus) pada 1982-1985, penghilangan paksa beberapa aktivis pada 1997-1998, tragedi Trisakti pada 1998, peristiwa berdarah di Talangsari pada 1989, dan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Timor Timur. "Presiden bertanya masak dari salah satu enggak ada yang selesai," ucap Teten.

Sejatinya kasus ini bisa diselesaikan melalui nonyudisial. Asal, hal tersebut dapat disetujui korban pelanggaran HAM. "Korban HAM-nya juga diajak bicara, jadi ada kesamaan dengan proses yang diselesaikan dengan pemerintah."

Teten mengakui penyelesaian tujuh kasus HAM itu tidak mudah. Kejaksaan Agung dan Kementerian Politik Hukum dan HAM harus mengedepankan rasa keadilan untuk mencari kebenaran.

Pemerintah, kata dia, ingin perkara-perkara ini segera dituntaskan. "Sehingga kita memasuki era baru ini, tuntas, tidak ada lagi yang itu," papar dia.


(YDH)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

11 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA