Pengerjaan Proyek KTP-el Disebut Sembarangan

Surya Perkasa    •    Kamis, 20 Apr 2017 14:03 WIB
korupsi e-ktp
Pengerjaan Proyek KTP-el Disebut Sembarangan
Terdakwa kasus korupsi KTP-el Andi Agustinus alias Andi Narogong. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengerjaan proyek KTP elektronik (KTP-el) disebut berantakan. Selain itu, perusahaan yang mengerjakan proyek KTP-el tidak berbobot dan tidak solid.
 
Hal itu diungkapkan Direktur PT Java Trade Utama, Johanes Richard Tanjaya, saat bersaksi dalam sidang kasus korupsi megaproyek KTP-el di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Johanes merupakan anggota tim Fatmawati yang mengerjakan proyek KTP-el.
 
Johanes mengakui ada tiga konsorsium yang dibentuk tim bentukan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. "Saya enggak mau tiga bendera itu, karena ketiganya enggak memungkinkan memproduksi ini," ujar Johanes di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 20 April 2017.
 
Tiga bendera yang dimaksud Johanes adalah konsorsium Perum PNRI, Astra Graphia, dan Murakabi. Johanes mengaku sempat marah kepada Andi Narogong karena KTP-el dikerjakan oleh perusahaan yang tak berbobot.
 
"Tim itu saya lihat enggak solid. Ini pekerjaan besar, tapi dikerjakan tim yang sembarangan," kata Johanes.
 
Dia menyebut perusahaan yang berkapasitas justru tidak dilibatkan dalam tim. Dia mencontohkan perusahaan percetakan yang dilibatkan tidak mumpuni.
 
"Dia nilainya 60. Kalau untuk proyek seperti ini harusnya perusahaan yang punya nilai kapasitas 90-100," katanya.
 
Karena alasan itu dia menarik diri dari tim. Dia tidak ambil bagian di tiga konsorsium yang dibentuk sebelum proses lelang berjalan.
 
Walau demikian, ia mengaku diminta Andi tetap ikut serta mengawasi proyek ini. Dia diminta menjadi bagian dari konsorsium Murakabi, perusahaan milik keponakan Setya Novanto.
 
"Andi minta saya mengawasi saja. Saya awasi tim saya. Saya disuruh bantu Murakabi," ungkap dia.
 


(FZN)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

1 hour Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA