Amien Rais Minta Ahok Dihukum Maksimal

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 20 Apr 2017 13:38 WIB
kasus hukum ahok
Amien Rais Minta Ahok Dihukum Maksimal
Politikus senior PAN Amien Rais meninggalkan Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Foto: MTVN/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama menjalani sidang tuntutan penodaan agama di Ruang Sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis 19 April 2017. 

Sementara sekelompok massa di Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, terus berorasi menuntut Ahok dihukum seberat-beratnya. Dalam kerumuman itu, tampak politikus senior PAN Amien Rais.

Amien tampak menggebu-gebu berorasi. Meski telah berhasil menumbangkan Ahok di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta putaran kedua, toh Amien nampaknya kurang puas bila Ahok tak dibui. 

"Mudah-mudahan diberikan hukuman semaksimal (mungkin)," kata Amien di luar kompleks Kementan, Kamis 20 April 2017.

Bagi Amien, hukuman penjara berat sangat pantas diterima mantan Bupati Belitung Timur, itu. Dia juga menyinggung Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung kemarin.


Sekelompok massa berdemo di depan Kementerian Pertanian menuntut terdakwa penodaan agama Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama di Jalan RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: MTVN/M Sholahadhin Azhar. 

Hasil hitung cepat yang memenangkan pasangan Anies-Sandi, kata Amien, adalah kemenangan warga Jakarta. Kemenangan itu menunjukkan bahwa penduduk Jakarta masih berpikiran waras.

"Alhamdulillah sebagian besar warga Jakarta masih berpikiran waras, tidak tergoda sembako," kata Amien di atas mobil komando.

Mantan Ketua MPR ini juga mengapresiasi kinerja Polri dan TNI. Menurut dia, berkat kerja maksimal kedua pihak mengawal Pilkada hingga memenangkan Anies-Sandi.

Amien juga meminta massa menjaga persatuan umat Islam di Ibu Kota. Dan meminta massa pendukung Anies-Sandi tak melakukan euforia berlebihan menyambut kemenangan di Pilkada DKI Jakarta ini.

"Jangan sampai kita terpecah belah dan jangan sampai kita diadu domba," kata dia.


(MBM)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

5 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA