Disita, Aset First Travel Senilai Rp50 Miliar

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 11 Oct 2017 12:32 WIB
kemelut first travel
Disita, Aset First Travel Senilai Rp50 Miliar
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul - MTVN/Lukman Diah Sari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri masih melakukan pemberkasan pada aset-aset yang disita dari tersangka penipuan ibadah umrah, First Travel. Polisi menyita tanah dan bangunan hingga kendaraan bergerak. 

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengungkapkan, dari perhitungan awal penyidik sudah menyita puluhan miliar. "Total nilai aset yang disita, diperkirakan senilai kurang lebih Rp50 miliar," kata Martinus kepada Metrotvnews.com melalui pesan singkat, Rabu 11 Oktober 2017.

Adapun, sejumlah aset yang sudah disita yakni:

1. Volks Wagen Carafelle warna putih nomor polisi F 805 FT
2. Mitsubishi Pajero warna putih nomor polisi F 111 PT
3. Toyota Vellfire warna putih nomor polisi F 777 NA
4. Daithatsu Sirion warna putih nomor polisi B 288 UAN 
5. Toyota Fortuner warna putih nomor polisi B 28 KHS

11 aset yang telah dijual atau dipindah tangan yakni: 

1. Hammer nomor polisi F 1051 GT
2. Mercy nomor polisi F9 FA
3. Izusu nomor polisi B 9885 ECB
4. Daihatsu nomor polisi B 1382 EKB
5. Avanza nomor polisi B 1965 EDG
6. Avanza nomor polisi B 1985 EDO
7. Daithatsu nomor polisi B 1919 EKW
8. Avanza nomor polisi B 1683 EDL
9. Luxio nomor polisi B 1854 EDG
10. Luxio nomor polisi B 1645 EKW
11. (Merek tak diketahui) nomor polisi B 1062 EDH

(Baca juga: Polisi Buru Barang Bos First Travel yang Disembunyikan)

Selain kendaraan, aset tak bergerak yang turut disita yakni sebuah rumah mewah di Komplek Sentul City, Bogor; sebuah rumah di Kebagusan, Pasar Minggu; rumah kontrakkan di Cilandak, Jakarta Selatan. Selanjutnya, kantor First Travel di Radar Auri, Cimanggis, Depok; kantor PT First Anugrah Karya Wisata di GKM Tower TB Simatupang; dan kantor di Atrium Mulia Suite, Rasuna Said; juga satu butik di Kemang. 

Belum lama ini, penyidik menelusur aset lain yang diduga disembunyikan. Penyidik melakukan penggeledahan ulang di kediaman Anniesa di Sentul, Jawa Barat, dan di sejumlah kantor lantaran diduga ada tempat penyimpanan. 

Dari penggeledahan itu polisi menyita sejumlah barang berharga di antaranya sepatu bermerek 150 pasang, baju-baju bermerek, baju berbagai musim, dan tas bermerk. Namun, polisi belum menemukan barang berharga seperi emas ataupun logam mulia. 






(REN)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA