Taufik Kurniawan Minta Ketua MA Mundur jika Ada OTT Lagi

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 10 Oct 2017 12:28 WIB
ott kpk
Taufik Kurniawan Minta Ketua MA Mundur jika Ada OTT Lagi
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan (Foto:MI/Mohamad Irfan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengusulkan evaluasi pada jajaran di Mahkamah Agung. Ini menyusul operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lagi-lagi menyasar hakim. 

"Terlepas DPR tidak bisa intervensi, tentunya ini harus dievaluasi dan apapun langkah dari Mahkamah Agung yang mengganti Dirjen ya," kata Taufik di Komplek DPR, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Oktober 2017.

Taufik meminta ada penjelasan resmi dari Ketua Mahkamah Agung terkait OTT yang menyasar hakim. Dia juga meminta, Ketua MA Hatta Ali berani mempertaruhkan jabatan jika kejadian serupa terulang kembali.

"At least ada statement dari pak ketua MA akan mundur kalau ada lagi yang ketangkap pengadilan tinggi," ujar dia.

Politikus PAN itu menambahkan, kasus OTT yang menyasar Ketua Pengadilan Tinggi Manado harus menjadi catatan penting oleh MA. Sebab, kasus itu menyeret pejabat pengadilan di tingkat provinsi.

"Di provinsi sesungguhnya sudah di kategori manusia setengah dewa gitu. Tapi kalau masih juga itu tergiur oleh hal-hal yang tidak kita harapkan itu yang harus kita sesalkan," pungkas dia. 

KPK menangkap tangan Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudirwardono Sabtu 7 September 2017. Dia diduga menerima suap untuk tidak mengeluarkan penahanan dan meringankan hukuman terdakwa di tingkat banding. 

Sehari sebelumnya, pada Jumat 6 September 2017 KPK menangkap tangan Hakim PN Tipikor Bengkulu Dewi Suryana. Dewi diduga menerima suap untuk meringankan hukuman terdakwa di tingkat 1. 

(Baca juga: Ketua MA Bersedia Mundur jika Terjadi OTT Lagi)


 


(REN)