Pola Serangan Ali Kalora Tabrak Lari

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 02 Jan 2019 15:20 WIB
terorismeposo
Pola Serangan Ali Kalora Tabrak Lari
Teror. Ilustrasi: Medcom.id.

Jakarta: Mabes Polri menyakini kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora tak bernyali besar untuk melawan langsung petugas. Mereka dianggap lebih memilih menggunakan pola serangan tabrak lari.

"Kalau berani, dia masuk killing ground. Oleh karena itu, gerakan mereka hit and run (tabrak lari)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019. 

Menurut dia, kelompok Ali Kalora diperkirakan hanya tersisa 10 orang yang kini menjadi target Satuan Tugas (Satgas) Tinombala. Meski lokasi geografis pergerakan mereka luas, Dedi menyakini Satgas Tinombala mampu menyelesaikan pencarian kelompok teror tersebut.

Baca: Saksi Kunci Lihat Ali Kalora CS Mutilasi Warga

"Mereka kelompok kecil, senjata terbatas, amunisi terbatas. Mereka tak mungkin merencanakan menyerang aparat," ucap dia. 

Sebelumnya, dua petugas terkena tembak di wilayah pegunungan di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, antara petugas dan kelompok Ali Kalora. Petugas diserang setelah usai mengevakuasi jenazah yang mutilasi diduga hasil perbuatan kelompok Ali Kalora.





(OGI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA