Polisi Bidik Donatur Hoaks Surat Suara Tercoblos

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 10 Jan 2019 13:03 WIB
surat suara pemilusurat suarapilpres 2019hoax
Polisi Bidik Donatur Hoaks Surat Suara Tercoblos
Polisi menggiring BBP (tengah), tersangka kasus berita hoax saat Rilis berita hoax 7 kontainer surat suara tercoblos, di Divisi Humas, Mabes Polri, Jakarta. Foto: Antara/Reno Esnir.

Jakarta: Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusut siapa aktor intelektual dari penyebar hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Dugaan adanya penyandang dana juga didalami. 

"Apabila ada fakta hukum di situ, tim akan bekerja secara maksimal," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019. 

Untuk itu, saat ini kreator dan buzzer hoaks surat suara tercoblos, Bagus Bawana Putra (BBP), masih dimintai keterangannya. Pasalnya, pernyataan dari BBP sangat penting dalam mengungkap kasus. 

"Ini untuk mengungkap aktor intelektual atau buzzer lain yang terlibat secara aktif didalam penyebaran berita hoaks tersebut," jelasnya. 

Sementara itu, penyidik belum memanggil sejumlah pihak. Panggilan kelak akan berdasarkan keterangan tersangka dan pemeriksaan jejak digital. 

Baca: TKN Duga Masih Ada Aktor Intelektual Hoaks Surat Suara

Sebanyak empat pelaku hoaks surat suara tercoblos ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Satu di antaranya adalah Bagus, sang pembuat konten.

Hoaks disebarkan Bagus melalui Twitter untuk menarik simpati masyarakat. Ia kemudian menutup akun. Barang bukti ponsel yang dipakai beserta kartu di dalamnya lalu dibuang. Bagus lalu keluar dari Jakarta.

"Pelaku ditemukan di wilayah Sragen, Jawa Tengah," ucap Kasubdit I Dittipid Siber Kombes Dani Kustoni di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.




(OGI)