Polri Jamin Keamanan Maksimal di Jatim

Ilham wibowo    •    Jumat, 06 Jul 2018 15:15 WIB
terorismeBom di Pasuruan
Polri Jamin Keamanan Maksimal di Jatim
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal - Medcom.id/Arga Sumantri.

Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal meminta masyarakat tak khawatir usai insiden bom di Pasuruan, Jawa Timur. Polri memastikan jaminan keamanan maksimal meski terduga teroris masih berkeliaran. 

"Dalam insiden ini kepada masyarakat khususnya Jawa Timur kami jamin keamanan, kami bergerak lakukan upaya investigasi," ucap Iqbal di Kantor Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018

Identitas terduga pelaku teroris tersebut telah diktahui bernama Abdullah. Pelaku tercatat pernah menjalani hukuman penjara atas kasus terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, pada 2010 silam. 

"Identitas terduga pelaku sudah diketahui, saat ini sedang memburu pelaku," ungkap dia. 

(Baca juga: Warga Curiga Perilaku Abdullah setelah Ledakan Bom di Surabaya)

Iqbal mengungkapkan, racikan kimia yang dibuat di rumah kontrakan Jalan Sungkono RT 02 RW 01 Nomor 31, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan itu berdaya ledak rendah. Masyarakat mengenal benda tersebut dengan sebutan bondet atau bom ikan. 

"Diduga bom tersebut bom low explosive, berdaya ledak sangat rendah, sejenis bom ikan atau bahasa sehari-hari bondet, plafon saja hanya rusak sedikit," ungkap dia. 

Dia memastikan tim khusus telah dikerahkan untuk mencari jejak pelarian terduga pelaku. Selain mendalami keterangan saksi, Polri juga menelusuri jejak siber jaringan terkait. 

"Proses pengolahan perkara telah dilakukan dengan membuat perimeter aman pada saat hari H yang dipimpin langsung Kapolda Jatim," ucap Iqbal. 

(Baca juga: Cerita Warga Jadi Sasaran Lemparan Bom di Pasuruan)




(REN)