Kepala Dinas Perkebunan Jatim Ditahan

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 10 Jul 2018 17:35 WIB
kasus suapdprd
Kepala Dinas Perkebunan Jatim Ditahan
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Sigid Kurniawan

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur M Samsul Arifien. Samsul ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap DPRD Jatim.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Samsul akan ditahan di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur.

"Samsul ditahan selama 20 hari ke depan demi kepentingan penyidikan," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Samsul yang mengenakan rompi tahanan menolak berkomentar soal penahanannya. Dia pasrah dan bakal mengikuti proses hukum di Lembaga Antirasuah.

"Tanya kepada penyidik, kami serahkan saja kepada penyidik," kata Samsul.

Baca: Dua Kadis Pemprov Jatim Tersangka Baru Suap DPRD

KPK menetapkan Samsul dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Mochamad Ardi Prasetiawan sebagai tersangka suap DPRD Jatim. Ardi dan Samsul selaku kepala dinas yang merupakan mitra kerja Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur diduga memberikan hadiah atau janji terkait fungsi pengawasan dan pemantauan oleh DPRD Provinsi Jawa Timur terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan penggunaan anggaran di Jawa Timur Tahun Anggaran 2016-2017.

Keduanya diduga memberikan uang kepada mantan Ketua Komisi B DPRD Jatim Mochammad Basuki. Ardi memberikan uang Rp50 juta, sementara Samsul memberikan Rp100 juta.

Ardi dan Samsul dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, sudah ada tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka, baik dari unsur DPRD dan Pemprov Jawa Timur. Mereka ialah Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Mochammad Basuki, staf DPRD Jawa Timur Rahman Agung dan Muhammad Santoso, serta anggota DPRD Jawa Timur Moh Kabil Mubarak.

Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Bambang Heriyanto, PNS Dinas Pertanian Jawa Timur Anang Basuki Rahmat, dan Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Rohayati juga menjadi tersangka dalam kasus tersebut.  Tujuh orang itu telah divonis Pengadilan Tipikor Surabaya.


(OJE)