Dewan Direksi RS Medika Sebut Visum Novanto Janggal

Faisal Abdalla    •    Senin, 16 Apr 2018 13:19 WIB
setya novanto
Dewan Direksi RS Medika Sebut Visum Novanto Janggal
Direktur Utama RS Medika Permata Hijau, dr Hafil Budianto Abdulgani usai menjalani pemeriksaan di KPK. ANT/Reno Esnir.

Jakarta: Dewan Direksi RS Medika Permata Hijau mempertanyakan surat hasil visum terdakwa kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto. Dewan Direksi menilai surat tersebut janggal. 

Hal itu disampaikan Direktur Utama RS Medika Permata Hijau, dr Hafil Budianto Abdulgani saat bersaksi di perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el, dengan terdakwa dokter RS Medika, Bimanesh Sutarjo. 

"Kami sangat prihatin dengan adanya dokumen (visum) yang keluar dari rumah sakit namun tidak sesuai standar," kata Hafil di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin 16 April 2018. 

Hafil mengatakan visum tersebut dibuat oleh dokter yang merawat Novanto, dalam hal ini Bimanesh, atas permintaan kepolisian berkaitan dengan kecelakaan pada 16 November 2017. Namun, sejumlah kejanggalan ditemukan dalam surat visum tersebut. 

Hafil mengatakan pada kop surat visum Novanto, logo RS Medika Permata Hijau yang digunakan tidak sesuai. Selain itu nomor surat yang digunakan juga tak sama dengan standar yang digunakan Rumah Sakit Medika. 

"Ada juga tanda tangan dokter Bimanesh berikut keanggotaan beliau di kepolisian sebelumnya. Seingat saya lengkap disebut gelarnya, dokter Bimanesh dan Kombes Polri (p)," kata Hafil. 

Meski begitu, Hafil mengatakan direksi tidak mempermasalahkan isi maupun pencantuman gelar kepolisian di surat hasil visum Novanto. Namun Dewan Direksi menyayangkan kop dan nomor surat yang tidak sesuai. 

"Kami direksi rumah sakit mempermasalahkan kop dan nomor surat visum itu karena ini surat visum dikirimkan ke luar, ke polsek. Jadi harus formal sesuai standar. Dewan Direkasi kami sangat prihatin," kata Hafil. 



(DRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA