Polisi Tegaskan Gatot Brajamusti Bukan Anggota Perbakin

Deny Irwanto    •    Jumat, 23 Sep 2016 16:50 WIB
senjata api
Polisi Tegaskan Gatot Brajamusti Bukan Anggota Perbakin
Tersangka kasus dugaan kepemilikan sabu, senjata tajam, dan satwa langka, Gatot Brajamusti, digiring menuju ruang tahanan Polda NTB di Mataram, Sabtu (10/9/2016) -- ANT/Hero

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi pastikan Gatot Brajamusti tidak pernah terdaftar sebagai anggota Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin). Tidak pernah ada berkas atau bukti yang menerangkan bahwa Gatot pernah bergabung Perbakin.

"Siapa yang bilang (Gatot) di Perbakin? Enggak ada! Surat dari Perbakin juga enggak ada. Dia tidak terdaftar di Perbakin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/9/2016).

Jika Gatot terdaftar sebagai anggota Perbakin, lanjut Awi, senjata api yang dimilikinya tidak boleh dibawa pulang kerumah. Tindakan Gatot menyimpan dua senjata api dan ratusan peluru tetap perbuatan melanggar hukum.

"Emang kalau Perbakin terus legal? Tidak juga. Kalau ngaku-ngaku doang kan bisa. Senjata Perbakin itu tidak boleh dibawa pulang, jadi digudangkan, soalnya kan olah raga. Tapi, kalau untuk bela diri itu baru boleh. Tapi sudah sangat ketat itu. Sejak 2007, pernah TR polri mengatakan cuma pejabat negara saja yang boleh pegang," jelas Awi.

(Baca:  Gatot Brajamusti Mengaku Simpan Dua Senjata Api untuk Keperluan Film)

Terkait kepemilikan senjata api, polisi telah memeriksa beberapa orang dekat Gatot, yakni Dewi aminah (istri Gatot), Siti Alvianoor (anak), Salsabila Hasibuan (keponakan), Daniel Pasarela (karyawan), Ary Suta, Elma Theana, sutradara Dedi Setiadi, Reza Artamevia, Nadine Chandrawinata, dan Wahjoeno (teman dekat Gatot).

Sebelumnya, dua pucuk senjata api jenis Glock 26 dan Walther ditemukan ketika Tim Satgasus Merah Putih Mabes Polri menggeledah rumah Gatot di Jalan Niaga Hijau X Nomor 1, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin 29 Agustus 2016. Polisi juga menemukan tiga kotak berisi 500 butir amunisi kaliber 9 mm dan satu kotak berisi 765 butir amunisi jenis Fiochini 32 auto.

(Baca: Senjata Api Milik Aa Gatot Buatan Luar Negeri)

Dalam pemeriksaan, Gatot mengaku mendapatkan senjata dari I Gde Putu Ary Suta. Namun, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional itu membantah memasok senjata buat Gatot.

Selain itu, ada satu paket narkotika jenis sabu seberat 10 gram, 30 jarum suntik, sembilan buah bong, tujuh cangklong, dan 39 korek gas. Ada juga satu ekor harimau Sumatera yang sudah di-offset dan satu ekor elang Jawa. Karenanya, Gatot terancam melanggar aturan konservasi sumber daya alam.

Gatot dan istri ketiganya, Dewi Aminah, dicokok di kamar 1100, Hotel Golden Tulip, Lombok, NTB, 28 Agustus. Dari keduanya, polisi menyita dua plastik klip berisi kristal putih diduga sabu, dua alat isap sabu, tiga pipet kaca, enam korek gas, empat sedotan, tiga dompet berisi uang dan KTP, dua telepon genggam, satu strip obat, dan dua kondom.

 


(NIN)

Video /