KPK Rampungkan Pemeriksaan Internal

Dero Iqbal Mahendra    •    Rabu, 04 Oct 2017 05:30 WIB
angket kpk
KPK Rampungkan Pemeriksaan Internal
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memastikan proses pemeriksaan internal terkait Direktur Penyidikan Brigjen Aris Budiman telah rampung dilakukan.

"Proses pemeriksaan internal sudah selesai dilakukan, kemudian Direktorat Pengawasan Internal menyampaikan hasilnya pada pimpinan KPK. Nanti kami akan lihat lagi bagaimana hasil pertimbangan dari pimpinan dan apa yang akan dilakukan ke depan," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.

Febri mengatakan, ada tiga  hal yang menjadi fokus pemeriksaan internal terhadap Aris. Tiga hal tersebut yakni; terkait dengan laporan Aris Budiman terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, soal proses persidangan dengan terdakwa Miryam S Haryani, serta terakhir, terkait dengan rapat dengar pendapat antara Pansus Hak Angket KPK dan Aris Budiman.

Namun, kata Febri, ia belum mendapatkan informasi mengenai temuan dari hasil pemeriksaan internal tersebut.

Baca: Pemeriksaan Aris Budiman Diharapkan Rampung Pekan Ini

"Belum ada informasi terkait dengan pelanggaran apa atau temuannya apa, melanggar atau tidak melanggar, sanksinya apa. Belum ada informasi yang saya terima, tetapi yang pasti proses pemeriksaannya sudah selesai dilakukan, hasilnya sudah disampaikan ke pimpinan," kata Febri.

Lebih lanjut, kata dia, pimpinan KPK akan mempelajari terlebih dahulu dan melakukan telaah terhadap hasil pemeriksaan itu. Kemudian, memberikan arahan atau instruksi-instruksi lanjutan setelah hasil pemeriksaan itu diserahkan.

"Kami tentu lakukan pro-ses pemeriksaan internal itu sebagai upaya untuk menjaga integritas dari institusi ini," tegas Febri.


(DMR)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

3 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA