Korban Memadati Kantor PKPU First Travel

Faisal Abdalla    •    Rabu, 13 Sep 2017 15:57 WIB
kemelut first travel
Korban Memadati Kantor PKPU First Travel
Jemaah first travel memadati kantor PKPU - MTVN/Faisal Abdalla

Metrotvnews.com, Jakarta: Jemaah korban biro perjalanan haji dan umrah bodong, First Travel, berbondong-bondong memenuhi kantor Pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Kedatangan mereka untuk mengajukan diri sebagai kreditur. 

Kantor Pengurus PKPU First Travel yang berlokasi di Grand Wijaya Center Blok F 10, Jakarta Selatan dibuka sejak 28 Agustus 2017. Dari pantauan Metrotvnews.com, jemaah yang mendaftar hari ini sejumlah 360 orang.

"Sampai hari ini sudah sekitar 10 ribu jemaah (pendaftar)," ujar Ardi, salah satu staf pengurus PKPU First Travel kepada Metrotvnews.com di Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Rabu 13 September 2017.

Ardi menuturkan, buat jemaah yang ingin mendaftarkan diri sebagai kreditur wajib menyerahkan sejumlah berkas, di antaranya Surat Pengajuan Tagihan. Surat ini mencantumkan identitas kreditur, jumlah dan sifat piutang, dibubuhi tanda tangan kreditur atau kuasanya di atas materai Rp6 Ribu.

Jemaah juga diminta melampirkan fotokopi kartu identitas kreditur ataupun kuasanya, "Selain itu jemaah juga harus menyertakan bukti kwitansi dari First Travel," terang Ardi.

Bukti fotokopi kwitansi diserahkan kepada petugas, sementara yang asli cukup ditunjukkan kepada petugas. Jika bukti kwitansi asli sudah diserahkan kepada  manajemen First Travel saat proses refund sebelumnya, maka jemaah cukup menunjukkan bukti refund tersebut.

Jemaah first travel memadati kantor PKPU - MTVN/Faisal Abdalla

Jika bukti refund ini juga tidak ada, maka jemaah bisa mengisi surat pernyataan telah melakukan refund. Semua berkas tersebut dimasukan ke dalam map berwarna hijau.

Sebelumnya, Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan perdata PKPU yang diajukan oleh sejumlah korban First Travel. Melalui putusan No. 105/PDT.SUS.PKPU/2017/PN.Niaga.JKT.PST, First Travel sebagai termohon PKPU wajib merestrukturisasi utangnya di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat di bawah pengawasan hakim niaga, Titik Tejaningsih.

Kantor Pengurus PKPU berlokasi di Perkantoran Grand Wijaya Center Blok F Nomor 10, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12160. Para jemaah yang ingin mengajukan diri sebagai kreditur diberi batas waktu hingga Jumat, 15 September 2017.

Bagi jemaah yang merasa masih kebingungan dengan proses pengajuan kreditur bisa menghubungi di Nomor telepon (021) 296 14324 atau via email pengurus.firsttravel@yahoo.com.


 


(REN)

KPK Beberkan Proses Penetapan Tersangka Setya Novanto

KPK Beberkan Proses Penetapan Tersangka Setya Novanto

2 hours Ago

KPK meyakinkan, semua proses hukum sudah sesuai aturan berdasarkan alat bukti permulaan yang cu…

BERITA LAINNYA