Penyebab Munculnya Jaringan Teroris Baru

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 15 Jul 2017 06:01 WIB
terorisme
Penyebab Munculnya Jaringan Teroris Baru
Ilustrasi teroris. Foto: Grafis Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bandung: Kepolisian mengidentifikasi kelima terduga teroris yang terlibat dalam ledakan bom panci di Buahbatu. Mereka merupakan sel - sel jaringan baru Jamaah Anshar Daulah (JAD).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan alasan munculnya keberadaan sel-sel jaringan teroris baru. Pertama kata dia masalah pemahaman agama.

"Kedua, ini faktor ekonomi seperti diketahui rata-rata terduga teroris ini menengah kebawah. Selain itu juga, pergaulan dari lingkungan dan teman-temannya untuk melakukan berjihad," beber Yusri usai penggeledahan di rumah terduga teroris RS, Jalan Sadang Desa Sekeloa Girang Kecamatan Margahayu Tengah, Kabupaten Bandung Jumat  14 Juli 2017 petang.

Yusri menegaskan, ada hal yang paling membahayakan yaitu para terduga teroris tersebut bergerak sendirian tanpa bimbingan atau instruksi dari siapapun (Lone Wolf). Begitu pula dalam hal mempelajari radikalisme, mereka belajar melalui dunia maya.

"Setelah mereka mempelajari lewat internet ini akan terisi mindset-nya, di situlah mulai timbul kerawanan, di mana mereka mulai benci NKRI, etnis tertentu dan warga negara asing," tegas Yusri.

Ia mengatakan cukup mudah bagi para terduga teroris  dalam merakit bom, yakni dengan melihat internet, mereka bisa belajar merakit bom.

"Ini juga pembelajaran bagi orang tua agar selalu mengawasi anak - anaknya saat menggunakan dunia maya," tutur dia.

Sementara itu mengenai polisi yang juga menjadi target sasaran para terduga teroris ini, Yusri menjelaskan kemungkinan karena institusi Polri diakui oleh negara-negara lain dalam hal memberantas terorisme dan hampir rata-rata dapat diungkap secepat mungkin.

Selain itu, diduga juga ada rasa dendam karena seluruh kegiatan yang dilakukan para terduga teroris selalu dihalangi oleh polisi.

"Kemungkinan juga karena kegiatan mereka dihalang - halangi sehingga timbul rasa dendam dan akhirnya melakukan teror dengan sasaran polisi," tandas Yusri.
 


(SCI)

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

28 minutes Ago

KPK memeriksa Mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dal…

BERITA LAINNYA