OJK Giatkan Edukasi Cegah Kasus First Travel Terulang

Dheri Agriesta    •    Jumat, 11 Aug 2017 18:36 WIB
penipuanibadah umrah
OJK Giatkan Edukasi Cegah Kasus First Travel Terulang
Ilustrasi: First Travel. Foto: Antara/Sigid Kurniawan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggiatkan edukasi terhadap masyarakat. Tujuannya untuk mencegah kasus serupa First Travel kembali terulang. 

"Tentu kita ke depan akan giatkan edukasi ke masyarakat," kata Ketua OJK Wimboh Santoso di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat 11 Agustus 2017.

Edukasi diberikan agar masyarakat tak gampang tertipu dengan layanan penyedia jasa lainnya. Masyarakat, kata Wimboh, diharapkan bisa memilih dengan bijak jasa dan produk apapun yang mengikat uang mereka dalam jangka waktu tertentu.

"Agar perusahaan itu bisa men-deliver dengan baik dan juga masyarakat bisa memilih mana yang berisiko dan tidak," jelas Wimboh.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari Hasibuan yang menjabat direktur utama dan direktur PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel). Penangkapan ini didasari laporan agen dan calon jemaah dengan delik penipuan yang diduga dilakukan direksi First Travel.

Baca: Alasan Aliran Dana First Travel tak Dibeberkan

Polisi pun menyita lima rekening perusahaan biro perjalanan umrah itu. Isi rekening jenis usaha yang tergolong besar itu ternyata tak banyak. Padahal, First Travel menawarkan paket promo umrah ke Tanah Suci dengan harga Rp14,3 juta dan ikuti banyak orang.

"Isinya cuma sedikit. Salah satunya hanya tinggal Rp1,3 juta," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Kamis 10 Agustus 2017.


(OGI)