KPK: Novel Jangan jadi Korban Dua Kali

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 07 Dec 2018 10:02 WIB
novel baswedan
KPK: Novel Jangan jadi Korban Dua Kali
Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kembali Novel Baswedan adalah korban dari teror penyiraman air keras. Sehingga, tidak wajar jika Novel diminta membuktikan atau mencari pelaku penyiraman air keras tersebut.

"Jangan sampai Novel menjadi korban dua kali, jangan sampai korban malah diberikan beban untuk membuktikan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.

Sebelumnya, Ombudsman RI mengungkap temuan maladministrasi dalam penyidikan kasus Novel. Salah satunya, sikap Novel yang dinilai tak kooperatif dan menolak memberikan keterangan kepada polisi.

Lembaga Antirasuah membantah tuduhan tersebut. Novel, kata Febri, sudah beberapa kali diperiksa dan dimintai keterangan. Bahkan, pemeriksaan di Singapura didampingi langsung oleh pimpinan KPK.

(Baca juga: Ombudsman Temukan Maladministrasi Penyidikan Kasus Novel)

"Jadi keliru juga jika ada pihak-pihak yang mengatakan Novel belum pernah diperiksa sebelumnya," ujar Febri.

Komisi Antirasuah juga menepis tudingan kalau pihaknya telah menyita CCTV dari rumah Novel. Febri menegaskan salinan master CCTV telah diserahkan kepada penyidik Polri yang menangani kasus tersebut.

"Jadi, tidak benar kalau dikatakan KPK melakukan penyitaan terhadap CCTV di rumah Novel," pungkas dia. 

(Baca juga: KPK Tagih Janji Jokowi)
 


(REN)