Pelapor Fahri Hamzah Diperiksa

Arga sumantri    •    Senin, 28 Nov 2016 14:21 WIB
penghinaan terhadap penguasa
Pelapor Fahri Hamzah Diperiksa
Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Sylver Matutina -- MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi menindaklanjuti laporan kasus dugaan penghasutan saat orasi unjuk rasa 4 November oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Hari ini, polisi memeriksa Solidaritas Merah Putih (Solmet) selaku pelapor.

Ketua Umum Solmet Sylver Matutina jadi perwakilan yang diperiksa polisi. Ia mulai diperiksa sekira pukul 11.00 WIB.

"Kita juga membawa saksi," kata Sylver sebelum masuk Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (28/11/2016).

Saksi yang dibawa adalah Tri Tjahja Budi Wibowo. Dia merupakan orang yang ada di lokasi saat Fahri berorasi pada 4 November.

"Dia (Tri) waktu itu ikut memantau," tambah Sylver.

Selain membawa saksi, Sylver juga menenteng sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman ucapan Fahri. "Rekaman kita ambil dari website yang diunggah sendiri oleh saudara Fahri," ucapnya.

(Baca: Fahri Hamzah Dilaporkan ke Polda Metro)

Solmet melaporkan Fahri ke Polda Metro Jaya atas dugaan kasus penghinaan pada Presiden Joko Widodo saat orasi unjuk rasa 4 November. Perkataan Fahri dianggap tidak patut.

Laporan Solmet teregistrasi dengan nomor TBL/5541/XI/2016/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 11 November 2016. Pasal yang dimuat dalam laporan terhadap Fahri Hamzah, yakni Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan:
Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500.


 


(NIN)

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

29 minutes Ago

Dia menegaskan hanya menyampaikan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta defenit…

BERITA LAINNYA