Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Laporan Masyarakat

Deny Irwanto    •    Rabu, 21 Sep 2016 13:50 WIB
polri
Polda Metro Jaya Luncurkan Aplikasi Laporan Masyarakat
Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto -- MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya melakukan soft launching apilkasi Sistem Informasi Aplikasi Pelaporan Polda Metro Jaya (SIAP-PMJ). Aplikasi pelayanan publik berbasis Android ini berfungsi mempermudah masyarakat dalam melaporkan suatu peristiwa ke polisi.

"SIAP-PMJ adalah sistem informasi pelaporan Polda Metro yang berbasis IT," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto di Balai Pertemuan Metro Jaya, Rabu (21/9/2016).

Moechgiyarto menargetkan, aplikasi ini sudah bisa diunduh dan digunakan masyarakat dalam waktu satu bulan kedepan. Setelah mengunduh, pengguna cukup meregistrasi nomor ponsel dan e-mail. Data tersebut akan dimasukan ke dalam database milik Polda Metro Jaya.

Aplikasi SIAP-PMJ memiliki konsep panic button atau SOS. Masyarakat tidak perlu datang ke kantor polisi untuk melapor, cukup memilih fitur tombol lapor yang dapat digunakan untuk mengirim tulisan, foto, ataupun dan video dengan durasi maksimal 10 detik.

Laporan yang dikirim, akan masuk ke Commander Center di Polda Metro Jaya. Selanjutnya, laporan akan direspon oleh anggota di lapangan.

Seluruh jajaran kepolisian diharapkan sigap dalam merespon setiap laporan masyarakat. "Hari ini kita menyamakan persepsi dulu dengan Polres dan jajaran terkait aplikasi," jelas Moechgiyarto.

SIAP-PMJ juga memiliki fitur tombol lokasi pos polisi. Tombol ini berfungsi saat pengguna dalam keadaan darurat dan ingin mengetahui keberadaan anggota polisi atau pos polisi terdekat.

Fitur lain yang dimiliki aplikasi SIAP-PMJ adalah tombol alarm. Fitur ini berfungsi mengaktifkan secara otomatis suara high frequency pada ponsel pengguna, sehingga dapat menarik perhatian orang di sekitar.

"Contohnya, ketika berada di bus atau KRL dan berdesak-desakan kemudian mengalami pelecehan seksual tapi enggan berteriak. Pengguna bisa tekan tombol alarm dan ponsel akan berbunyi seperti sirene yang dapat menarik perhatian orang di sekitar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono.

Kemudian, ada fitur SOS yang berfungsi mengaktifkan kondisi atau keadaan darurat saat pengguna memerlukan pertolongan dengan segera. Laporan yang dikirim akan dikonfirmasi melalui telepon dari Command Center ke pengguna.

Awi menjelaskan, setelah masyarakat membuat laporan, maka akan menerima balasan bahwa laporan yang dikirim sudah ditanggapi. Jika laporan tersebut telah teratasi, pelapor juga akan diberikan balasan kembali.


(NIN)

Video /