Kabar Kematian Personel ISIS Asal Indonesia Kerap Invalid

M Sholahadhin Azhar    •    Selasa, 05 Dec 2017 12:10 WIB
terorisme
Kabar Kematian Personel ISIS Asal Indonesia Kerap Invalid
Bahrun Naim - ANT/Dwi Prasetya.

Jakarta: Hoaks seputar kabar tewasnya pentolan ISIS asal Indonesia kerap terjadi. Bisa jadi, info tentang kematian Bahrun Naim baru-baru ini juga palsu, seperti yang sebelumnya. 

"Misal tentang kematian Abu Jandal alias Salim At Tamimi. Berita yang kesekian kalinya baru terbukti benar dan diakui pihak keluarga," kata Direktur Community of Ideological Islamic Analyst Harits Abu Ulya kepada Medcom.id, Selasa, 5 Desember 2017.

Ia menyebut info pertama tentang kematian tokoh-tokoh ISIS asal Indonesia, memang cenderung meleset. Terlebih jika tak ada klarifikasi dari pihak yang terafiliasi dengan organisasi terlarang itu. 

Kondisi serupa juga kemungkinan terjadi pada kabar tewasnya Bahrun Naim. Media amaq dan Al Fatihin yang biasa menjadi sumber resmi berita dinamika ISIS di Suriah Iraq belum merilis kabar kematian Bahrun. 

Budaya minimnya validitas terkait hal ini juga diakui oleh Harits. "Beberapa waktu lalu kasus kabar meninggalnya Bahrumsyah alias Abu Muhammad ternyata juga hoaks dan sampai hari ini dia masih hidup," imbuh dia. 

Harits menuturkan salah satu kendala mengenai konfirmasi ini yakni susahnya komunikasi antara ISIS dengan dunia luar. Pun demikian, Harits percaya jika kabar kematian Bahrun benar, ISIS akan memberi konfirmasi. Misalnya melalui keluarga Bahrun di Solo.

"Tapi saya yakin, jika sudah meninggal cepat atau lambat akan ada informasi valid yang sampai kepada pihak keluarga BN di Solo. Karena bisa jadi dari keluarga BN yang ada di Suriah akan mengabarkan," tutur dia. 
 


(REN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA