Komitmen Anti-Korupsi Jokowi Dikritisi

M Sholahadhin Azhar    •    Rabu, 27 Dec 2017 14:43 WIB
kasus korupsi
Komitmen Anti-Korupsi Jokowi Dikritisi
Diskusi 'Catatan Akhir Tahun 2017: Satu Tahun Politik Anti Korupsi Pemerintahan Jokowi' - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: Sikap Presiden Joko Widodo memberantas korupsi di Tanah Air dinilai setengah hati. Hal ini didasari kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang tak kunjung terungkap.

"Pekerja antikorupsi yang diserang. Enggak ada kesadaran menghormati dan menghargai pekerjaan antikorupsi. Serta (ada upaya) peniadaan hukum terhadap serangan atas mereka. Ini artinya memang enggak ada komitmen," kata aktivis hak asasi manusia (HAM) dan antikorupsi, ‎Haris Azhar, di diskusi 'Catatan Akhir Tahun 2017: Satu Tahun Politik Anti Korupsi Pemerintahan Jokowi', di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Desember 2017.

Serangan terhadap Novel ini bukan yang pertama dilakukan terhadap aktivitas pemberantasan korupsi. Banyak pelanggaran lain seperti perusakan dan pencurian barang bukti. 

Dia lantas mempertanyakan peran pemerintah sebagai pihak elite di atas KPK. Seharusnya, kata dia, Presiden Joko Widodo turun tangan langsung memastikan penegakan hukum berjalan. 

Dengan demikian, pemerintahan saat ini bisa menjadi inspirasi bagi pemerintahan di bawahnya. Terakhir, ia juga mengkritisi KPK terkait kasus Novel.

Sebab, dengan mudahnya dorongan untuk membuat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) luntur usai Kapolda Metro Jaya menyetor sketsa lanjutan penyiram air keras. 

"Bahwa TGPF tidak perlu hanya karena Kapolda bikin sketsa kedua. Di situ menurut saya KPK sepertinya memperdagangkan matanya Novel," kata Haris.

Dia melanjutkan KPK seharusnya bisa memelihara komitmen pemberantasan korupsi. Di sisi lain Jokowi juga harus bijak mengatur instrumen dan kebijakan. 

Jangan seperti sekarang ini, seolah semua tugas pemberantasan korupsi menjadi tanggung jawab KPK. "Kita harus lihat korupsi secara menyeluruh. Betul soal korupsi ini bukan soal agenda, tapi kejahatan yang harus dilawan secara terpimpin oleh Presiden," tandas Haris.
 


(REN)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

1 day Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA