Permohonan Penangguhan Penahanan Ki Gendeng Pamungkas Ditolak

Deny Irwanto    •    Jumat, 19 May 2017 12:36 WIB
ki gendeng pamungkas
Permohonan Penangguhan Penahanan Ki Gendeng Pamungkas Ditolak
Ki Gendeng Pamungkas (Foto:Antara/Jafkhairi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan tersangka Ki Gendeng Pamungkas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini penyidik fokus untuk menyelesaikan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

"Enggak dikabulkan. Kita tunggu saja sudah mulai pemberkasan kita tunggu saja selesai kita kirim ke Kejaksaan," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat 19 Mei 2017.

Argo tidak menjelaskan rinci alasan penolakan itu. Yang jelas, kata dia, penyidik mempunyai alasan tersendiri untuk tidak mengabulkan permohonan tersebut.

Sementara itu, Argo menyebut saat ini penyidik masih memeriksa sejumlah saksi ahli dan saksi fakta. Nantinya, kata Argo, penyidik akan melengkapi berkas dengan keterangan para saksi yang sudah diperiksa tersebut.

"Kami sudah memeriksa empat saksi ahli dan tiga saksi. Kami masih menyusun berkas perkara untuk dikirim ke Kejaksaan," jelas Argo.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap paranormal Ki Gendeng Pamungkas, Selasa 9 Mei 2017 malam. Ki Gendeng ditangkap di rumahnya di Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru, Blok D IV, No 45, RT 07 RW 01, Tegal Lega, Kota Bogor atas tudingan melakukan diskriminasi terhadap ras dan etnis tertentu.

Selain menangkap Ki Gendeng, polisi juga menyita satu unit ponsel, jaket jeans, 67 kaus, satu topi Front Pribumi warna hitam, satu bangku, empat pisau sangkur, dan dua air softgun. Juga diamankan sejumlah stiker dan badge, recorder CCTV, dan kartu identitas tersangka.

Ki Gendeng dijerat Pasal 4 huruf b Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP tentang Perbuatan Menunjukkan Kebencian karena Perbedaan Ras dan Etnis.


(REN)