Irwandi Yusuf Merasa Dikorbankan

Fachri Audhia Hafiez    •    Senin, 25 Feb 2019 19:20 WIB
OTT Gubernur Aceh
Irwandi Yusuf Merasa Dikorbankan
Sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa Irwandi Yusuf - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf mengaku namanya dicatut oleh orang dekatnya, Izil Azhar. Dia merasa tak terlibat dalam pusaran gratifikasi senilai Rp32,454 miliar terkait proyek dermaga Sabang, Aceh.

"Jelas dicatut, saat ketemu Izil Azhar pun saya tanya, dia bilang saya catut," kata Irwandi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 25 Februari 2019.

Irwandi mengatakan, Izil yang merupakan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), mencatut namanya demi kepentingan pribadi. Irwandi membantah menerima uang. 

"Uang saya malah keluar ke dia. Dia itu untuk keperluan anak yatim, memang anak yatim bekas GAM ini banyak," ujar Irwandi.

Dalam perkara ini, Gubernur Aceh periode 2007-2012, Irwandi bersama orang kepercayaannya yakni Izil Azhar didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp32.454.500.000. Uang itu diterima melalui Board of Management (BoM) PT Nindya Karta- PT Tuah Sejati Joint Operation (JO).

(Baca juga: Eks Wagub Aceh M Nazar Diduga Terima Suap)

Direktur Utama PT Tuah Sejati, Muhammad Taufik Reza yang turut diperiksa sebagai saksi memerinci, Irwandi menerima Rp 29,895 miliar. Sementara Izil Azhar sebesar Rp2,594 miliar.

Uang puluhan miliaran itu diduga berasal dari Dana Biaya Konstruksi dan Operasional Proyek Pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang Aceh yang dibiayai APBN. Proyek itu senilai Rp700 miliar.

Irwandi tidak melaporkan penerimaan uang tersebut kepada KPK. Padahal, gratifikasi yang diterima penyelenggara negara harus dilaporkan sebelum 30 hari sejak diterima.

Atas perbuatannya, Irwandi dijerat Pasal 12B Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.
 


(REN)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA