Komisioner KPU Memenuhi Panggilan Polisi

Arga sumantri    •    Kamis, 31 May 2018 13:04 WIB
kpupkpi
Komisioner KPU Memenuhi Panggilan Polisi
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari--Medcom.id/Arga Sumantri.

Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari memenuhi panggilan polisi. Ia menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Sekjen Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Imam Anshari Saleh.

"Saya sebagai anggota KPU dilaporkan sehubungan dengan pada waktu penetepan PKPI sebagai peserta pemilu," kata Hasyim di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 31 Mei 2018.

Hasyim belum mau banyak berkomentar. Ia hanya memastikan siap menjawab seluruh pertanyaan penyidik. "Ya menyiapkan pasal-pasalnya kita pelajari, kita ikuti apa yang akan dijadikan menjadi pertanyaan dari penyidik," ucap dia.



Sebelumnya, Sekjen PKPI Imam Anshori Saleh melaporkan Hasyim Asy'ari ke Polda Metro Jaya, Senin 16 April 2018. Ia melaporkan Hasyim lantaran diduga melakukan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Dasar pelaporan yakni pernyataan Hasyim yang menyebut PKPI bisa gugur menjadi peserta pemilu, jika KPU melakukan upaya banding atau PK (peninjauan kembali) terhadap putusan PTUN. Dalam putusan PTUN, PKPI dinyatakan menang melawan KPU.

Kuasa hukum Imam Anshori Saleh, Reinhard Halomoan menyebut, laporan ini bersifat atas nama pribadi. Laporan diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan polisi LP/2088/IV/2018/PMJ/Dit Reskrimsus tertanggal 16 April 2018.

Dalam laporan, Hasyim disangkakan Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU RI No 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan atau pasal 310 dan 311 KUHP.


(YDH)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

22 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA