Deputi Penindakan KPK Naik Pangkat

Ilham wibowo    •    Jumat, 18 May 2018 14:31 WIB
polri
Deputi Penindakan KPK Naik Pangkat
Kapolri Jenderal Tito Karnavian--Medcom.id/Deny Irwanto

Jakarta: Korps Bhayangkara resmi menaikkan pangkat Firli yang kini menjabat Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Firli kini berpangkat inspektur jenderal. Kenaikkan pangkat juga diberikan kepada perwira tinggi dan menengah Polri lainnya. 

Prosesi kenaikan pangkat dilakukan dengan upacara yang dipimpin Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Acara digelar di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 18 Mei 2018. 

"Selamat kepada rekan-rekan yang sekarang promosi kenaikan pangkat, baik bintang tiga maupun bintang dua dan rekan-rekan yang mendapat kepercayaan," ujar Tito dalam sambutannya, Jumat, 18 Mei 2018.

Dalam kesempatan itu, kenaikan pangkat resmi diberikan kepada Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Negara (Lemhannas) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi M Iriawan. Mantan Kapolda Metro Jaya ini sebelumnya dipercaya menjabat Asisten Operasi (Asops) Kapolri yang dijabat sejak Juli 2017. 

Baca: Brigjen Firli Resmi Jabat Deputi Penindakan KPK

Kenaikan pangkat juga resmi disandang Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Mas Guntur Laupe serta Pati SSDM penugasan pada Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Irjen Iwan Hari Sugiarto.

Tito juga melantik delapan perwira menengah yang sebelumnya berpangkat komisaris besar. Kedelapan perwira menengah polri itu kini naik pangkat menjadi brigadir jenderal.  

Mereka adalah Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra, Karowabprov Divpropam Polri Brigjen Eko Sukriyanto, Widyaiswara Madya Lemdiklat Polri Brigjen Edy Supriyadi, dan Pati Baintelkam Polri penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN) Brigjen Dono Indarto.

Selanjutnya Pati Bareskrim Polri penugasan pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Brigjen Rusli Hedyaman, Pati Baintelkam Polri penugasan pada Wantannas Brigjen Ismail Bafadal, Pati Baintelkam Polri penugasan pada BIN Brigjen Teguh Pristiwanto, dan Brigjen Midi Siswoko. 



(YDH)