Syafruddin Instruksikan Utang Petambak tak Dibebankan ke Sjamsul Nursalim

Damar Iradat    •    Kamis, 12 Jul 2018 14:26 WIB
kasus blbi
Syafruddin Instruksikan Utang Petambak tak Dibebankan ke Sjamsul Nursalim
Mantan Deputi Aset Manajemen Kredit (AMK) Badan Penyehatan Perbankankan Nasional (BPPN), Muhammad Syahrial (kanan) - MI/Sayuti.

Jakarta: Mantan Deputi Aset Manajemen Kredit (AMK) Badan Penyehatan Perbankankan Nasional (BPPN), Muhammad Syahrial menyebut, mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung menginstruksikan agar utang petambak tidak dibebankan kepada Sjamsul Nursalim selaku pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Utang para petambak itu dijamin oleh PT Dipasena Citra Darmadja (PT DCD) dan PT Wachyuni Mandiri (PT WM). 

Syahrial yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) itu mengatakan, awalnya BPPN menggelar dua kali rapat soal penyelesaian utang petambak ke BDNI. 

"Ada dua kali rapat, tanggal 21 dan 29 Oktober 2003," kata Syahrial di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Juli 2018. 

(Baca juga: Piutang BDNI ke Petambak Terindikasi Macet)

Sesuai notulen rapat, pada 21 Oktober 2003, Syafruddin selaku Kepala BPPN saat itu menegaskan, aset petambak tidak dibebankan pada perusahaan inti, PT DCD dan PT WM. Kedua perusahaan itu diketahui dimiliki oleh Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham BDNI.

Syahruddin langsung menginstruksikan hal tersebut kepada Deputi Aset Manajemen Investasi (AMI). Namun, Syahrial mengaku tak mengetahui latar belakang instruksi tersebut.

"Saya tidak tahu yang melatar belakangi instruksi itu, karena AMI itu unit kerja yang berbeda," beber dia. 

Pada rapat kedua, 29 Oktober, Deputi AMI merespons instruksi tersebut. Menurut dia, saat itu AMI menjelaskan, Sjamsul Nursalim pernah memberikan disclosure, atau pengungkapan informasi keuangan. Dengan begitu, Sjamsul dianggap tidak melakukan misrepresentasi terkait utang petambak pada BDNI yang dijamin oleh PT DCD dan PT WM.

(Baca juga: Aset BDNI Ketahuan Bermasalah Belakangan)




(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA