BPOM Diminta Periksa Ulang Produk Obat dan Makanan

Ilham wibowo    •    Jumat, 02 Feb 2018 16:16 WIB
izin edar obat
BPOM Diminta Periksa Ulang Produk Obat dan Makanan
Ilustrasi Halal - Medcom.id

Jakarta: Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati mendorong pemerintah tegas soal peredaran obat dan makanan. Meski bermanfaat, masyarakat tetap perlu mengetahui produk yang digunakan bebas kandungan babi. 

"Menekan dan mendorong pemerintah untuk segera memeriksa dan melakukan screening dari bahan babi untuk seluruh obat, bahan obat, makanan, dan minuman yang komprehensif," kata Okky kepada Medcom.id, Jumat, 2 Februari 2018. 

Sikap serupa juga berlaku buat produk dengan bahan baku impor.  Menurut dia, koordinasi antara Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), LPPOM MUI perlu terus dilakukan. 

(Baca juga: Produsen Diminta tak Abai dengan Bahan Baku)

Itu agar masyarkat mendapat kepastian obat yang dikonsumsi. "Kemudian mengumumkan hasilnya kepada publik," ujar dia. 

Terkait temuan kandungan babi dalam produk Viostin DS dan Enzyplex, politikus PPP ini meminta pemerintah bersikap tegas terhadap produsen, yakni PT Pharos Indonesia dan PT Medifarma Laboratories. Selain menarik seluruh produk, pemerintah juga perlu menjelaskan soal pemasaran produk tanpa label halal.  

"Sertifikasi halal mutlak dilakukan pada seluruh bahan obat, obat, makanan, dan minuman serta produk konsumsi yang dipasarkan di Indonesia dengan leading sector BPJPH yang bersinergi dengan BPOM, MUI, dan Kemenkes," tandas dia. 




(REN)