Penyerang Mapolsek Penjaringan Diduga Tak Terkait Jaringan Teror

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 09 Nov 2018 15:54 WIB
penyerangan
Penyerang Mapolsek Penjaringan Diduga Tak Terkait Jaringan Teror
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Metro TV.

Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya masih mendalami dugaan keterlibatan penyerang Mapolsek Penjaringan, R, dengan kelompok teror. Sampai saat ini belum ditemui kemungkinan R bergabung dengan kelompok teror.

"Sementara dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan tidak ada keterlibatan atau berafiliasi dengan jaringan terorisme di Indonesia," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 9 November 2018. 

Dedi menyebut saat ini R tengah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya dan Densus 88 Antiteror Polri. R juga sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya. 

Dalam pemeriksaan awal, R mengaku ingin mati syahid. Dia juga diketahui tengah frustasi lantaran penyakit getah bening yang sudah diderita selama dua tahun terakhir. 

(Baca juga: Penyerang Mapolsek Penjaringan Ingin Mati Syahid)

"Nanti akan pendalamam, apakah itu mengalami depresi atau tidak," ucap dia. 

R menyerang AKP Irawan di Mapolsek Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat, 9 November 2018 pukul 01.35 WIB. Akibatnya, Irawan mengalami luka-luka.

Dedi mengaku kondisi Irawan tak begitu parah. Sebab, R berhasil dilumpuhkan dengan cepat. 

"Misalnya tidak berhasil, tidak menutup kemungkinan ada hal yang lebih fatal lagi," tutur dia. 




(REN)