Pelaku Gunakan Setrum saat Aniaya Adik Presenter Kondang

Deny Irwanto    •    Rabu, 21 Dec 2016 16:38 WIB
kekerasan fisik
Pelaku Gunakan Setrum saat Aniaya Adik Presenter Kondang
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaku penganiaya Farah Dibba, 35, adik presenter kembar Fadli dan Fadlan, diduga menggunakan alat setrum dalam aksinya. RS menggunakan alat itu untuk membuat korbannya lemah.

"Ada di situ (tempat kejadian perkara) alatnya. Memang kebetulan digunakan saat kejadian," kata Kapolsek Ciledug I Ketut Sudarsana, Rabu (21/12/2016).

Dengan ditemukannya alat setrum, Ketut belum bisa memastikan tindakan RS itu sudah direncanakan atau tidak. Hingga pemeriksaan hari ini, RS masih mengelak telah melakukan penganiayaan pada Farah.

"Ini alat setrum senter, siapa saja bisa punya. Kegunaannya macam-macam, mati lampu bisa dipakai," jelas Ketut.

(Baca: Penganiaya Adik Presenter Kondang Mengelak saat Diperiksa)

Ketut menjelaskan, pihaknya saat ini masih melengkapi penyidikan. Termasuk memeriksa Farah yang masih terbaring di rumah sakit.

"Kita masih mengumpulkan barang bukti dan periksa saksi lain. Pelaku saat ini sudah ditahan," kata Ketut.

Penganiayaan terhadap Farah terjadi di rumah calon rekan kerjanya di Kompleks Peninggilan Permai, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Senin, 19 Desember 2016. Farah yang berprofesi sebagai agen jual beli rumah mendatangi rumah RS terkait urusan jual beli rumah.

(Baca: Polisi Selidiki Penganiayaan terhadap Adik Presenter Kondang)

Saat mengecek kondisi rumah dan mengambil foto di kamar, RS tiba-tiba mendorong dan membanting Farah ke tempat tidur. RS memukuli Farah. Namun, Farah melawan dan berteriak minta tolong.

Tetangga yang mendengar teriakan Farah langsung mendatangi rumah RS. Mereka menyelamatkan Farah, sebagian lain meringkus RS. Farah dan warga kemudian melaporkan kejadian itu ke kantor polisi terdekat.


(NIN)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA