Menkeu Sri Mulyani Serahkan LHKPN

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 22 Sep 2016 15:50 WIB
lhkpn
Menkeu Sri Mulyani Serahkan LHKPN
Sri Mulyani di kantor KPK. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sri yang menaiki mobil Toyota Crown bernomor polisi B 1189 RFS tiba di kantor KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, sekira pukul 15.09 WIB. "Lapor LHKPN," kata Sri, Kamis (22/9/2016).

Saat dikonfirmasi, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti membenarkan Sri datang ke KPK untuk melaporkan harta kekayaannya.

Untuk diketahui, Sri Mulyani terakhir kali melaporkan LHKPN pada 21 Mei 2010. Saat itu, Sri sebagai mantan menteri keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Berdasarkan data LHKPN di laman KPK, wanita kelahiran Bandar Lampung 54 tahun silam ini tercatat memiliki kekayaan Rp17,2 miliar dan USD393.189.

Pimpinan KPK meminta para menteri segera menyampaikan LHKPN. "Soal LHKPN, lebih cepat, lebih bagus, lebih tepat," kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Senin 8 Agustus.

Presiden Joko Widodo merombak Kabinet Kerja, Rabu 27 Juli. Ada 12 pos menteri yang dirombak pada reshuffle jilid II ini. Sembilan wajah baru mengisi kabinet, delapan menteri terlempar, dan empat menteri pindah ke pos lain.

Berikut menteri hasil reshuffle jilid II:

1. Menko Polhukam: Wiranto

2. Menteri Keuangan: Sri Mulyani

3. Menteri ESDM: Archandra Tahar digantikan Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan

4. Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto

5. Menteri Perdagangan: Enggartiasto Lukita

6. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi

7. Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi: Eko Putro Sandjojo

8. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy

9. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Asman Abnur

Empat nama pindah ke pos menteri dan lembaga lain:

1. Menko Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan

2. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro

3. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Sofyan Djalil

4. Kepala BKPM: Thomas Perikasih Lembong.


(TRK)

Video /