Eks Dirjen Hubla Legawa Divonis 5 Tahun

Faisal Abdalla    •    Kamis, 17 May 2018 12:54 WIB
ott di kemenhub
Eks Dirjen Hubla Legawa Divonis 5 Tahun
Mantan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono - MI/Ramdani.

Jakarta: Mantan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono menerima putusan hakim. Tonny divonis lima tahun lantaran terbukti menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. 

"Kalau bagi saya sebetulnya berat. Tapi bagaimana, karena saya salah ya saya terima. Umur saya sudah 60 tahun, 5 tahun itu sudah hukuman buat saya," kata Tonny di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Mei 2018. 

Tonny berharap perkaranya menjadi pelajaran bagi rekan-rekannya di Kementerian Perhubungan, "Semoga teman-teman saya tidak melakukan dan mengalami hal yang sama dengan saya," imbuh dia. 

Majelis Hakim Tipikor menjatuhkan vonis lima tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa yang menginginkan Tonny diganjar tujuh tahun bui dan denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan. 

(Baca juga: Tonny Sebut Anak Buah dapat Jatah Lebih Banyak)

Atas putusan tersebut, Jaksa KPK memilih menggunakan waktu selama tujuh hari untuk mengkaji. 

Tonny menjadi pesakitan di meja hijau setelah tertangkap tangan oleh KPK pada 23 Agustus 2017. Tonny kedapatan menerima suap Rp2,3 miliar dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adi Putra Kurniawan. Uang itu ia terima secara bertahap melalui kartu ATM pemberian Adi Putra. 

Selain itu, Tonny menerima gratifikasi dari sejumlah pihak senilai Rp19,6 miliar. Uang itu ia terima dalam bentuk sejumlah mata uang, mulai dari rupiah hingga dolar Amerika Serikat.

Atas perbuatannya, Tonny dianggap bersalah melanggar Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

(Baca juga: Tonny Kumpulkan Uang Suap Hingga Rp19,6 Miliar)




(REN)